Dibalik Kekurangan Soal Ujian PAS untuk Siswa di Cigombong Bogor

Soal ujian untuk Penilaian Akhir Semester (PAS) tersebut diduga merupakan imbas dari 'main mata' sejumlah oknum.

Istimewa
siswa SD di Cigombong terpaksa dipulangkan karena ujian diundur 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGOMBONG - Persoalan kurangnya lembar ujian untuk siswa di wilayah Kecamatan Cigombong dan Cijeruk, Kabupaten Bogor masih menjadi perbincangan.

Soal ujian untuk Penilaian Akhir Semester (PAS) tersebut diduga merupakan imbas dari 'main mata' sejumlah oknum.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor TB Luthfie Syam, keterlambatan tersebut sudah tertangani.

“Bukan tidak ada tetapi kurang dan sudah tertangani oleh panitia saat itu juga,” ujarnya.

Baca: Mau Ujian Akhir Semester, Siswa SD di Cigombong Ini Malah Disuruh Pulang Oleh Guru

Dibalik itu, menyeruak kabar bahwa ketiadaan soal ujian dikarenakan panitian ujian Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dua kecamatan tersebut bekerjasama dengan pihak lain.

Soal ini, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Ade Suryana tak mengelak.

Ade menjelaskan, sebelum terjadi ketiadaan soal ujian ini kedua orang yang terlibat menginginkan kerjasama pengadaan naskah ujian.

Namun ia hanya menyarankan untuk langsung ke tim kecamatan karena itu bukan ranahnya.

“Saya kenal dengan mereka, saat masih di UPT mereka adalah wartawan yang sering bergaul dengan kepala sekolah dan guru," ujar Ade.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved