Breaking News:

Sopir Bus Sampai Patungan untuk Perbaiki Jalan, Pemkot Bogor Acuhkan Terminal Baranangsiang

Usmar merunut pada Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pengelolaan terminal tipe A oleh Pemerintah Pusat.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Perbaikan jalan di Terminal Baranangsiang Bogor, Selasa (12/12/2017) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Melihat sopir bus dan masyarakat bersatu melakukan swadaya untuk perbaikan jalan di Terminal Baranangsiang, Pemerintah Kota Bogor mengaku tak mampu berbuat banyak.

Tak merasa tersindir, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman menegaskan bahwa kini Terminal Baranangsiang bukan lagi menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bogor.

Usmar merunut pada Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pengelolaan terminal tipe A oleh Pemerintah Pusat.

Baca: Tak Dipedulikan Bima Arya, Jalan di Terminal Baranangsiang Diurus Sopir Bus

"maka implementasinya sudah menjadi kewenangan pusat," ujarnya.

Usmar juga mengatakan, sebaiknya Pemerintah Pusat segera membuat rencana pembangunan untuk lokasi terminal tipe A di wilayah Tanah Baru, Kota Bogor.

"Iya karena dari sejak pembebasan dan pembangunanya serta operasionalannya nantinya menjadi satu paket oleh pusat,   Kalau yang saat ini kan terminal Baranangsiang diambil alih oleh pusat, sementara itu kan aset daerah yang dibeli oleh masyarakat, tapi sekarang tanpa konpensasi terminal Baranangsiang di kelola pusat,  jadi sebenarnya masyarakat dan pemkot rugi dalam hal ini," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved