Breaking News:

Gara-gara Ojek Online Dipungut Parkir Rp 1000, Polisi Langsung Lakukan Ini

sebagian pengemudi ojol merasa keberatan dengan adanya pungutan parkir di sekitaran Stasiun Bogor.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Pengemudi ojek online yang menaikan dan menurunkan penumpang di sekitar Stasiun Bogor dikenakan parkir Rp 1.000. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Polresta Bogor Kota berencana mengumpulkan pengemudi ojek online (ojol) pada Kamis (21/12/2017) besok.

Hal itu terkait keluhan adanya keluhan driver ojek online yang diharuskan membayar parkir Rp 1000 setiap menaikan atau menurunkan penumpang di sekitar Stasiun Bogor.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Syaifuddin Gayo mengatakan bahwa, perwakilan pengemudi ojol akan dikumpulkan di Mapolsek Bogor Tengah.

"Iya rencananya besok akan kita kumpulkan setelah acara pelepasan Danrem 061/ Suryakancana," ujarnya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Rabu (20/12/2017).

Baca: Bangunan Tanpa IMB Disidak Bima Arya, Satpol PP Mengaku Tidak Kecolongan

Dijelaskannya bahwa maksud dan tujuan dikumpulkannya para pengemudi ojol tersebut tidak lain adalah untuk mengindari adanya kesalahpahaman soal pungutan parkir.

"Hanya ingin meluruskan saja supaya tidak ada gesekan di lapangan dan tetap kondusif, karena menurut Dishub Kota Bogor pungutan parkir itu resmi ada karcisnya," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sebagian pengemudi ojol merasa keberatan dengan adanya pungutan parkir di sekitaran Stasiun Bogor.

Baca: Cuma Nurunin Penumpang, Driver Ojek Online di Bogor Wajib Bayar Seribu

"Ojol keberatan katanya kok hanya menaikan dan menurunkan penumpang dikenakan tarif," terangnya.

Sementara menurut seorang juru parkir di kawasan tersebut bahwa pengemudi ojol tersebut menunggu penumpang, sehingga mesti dikenakan biaya parkir sebesar Rp 1.000.

"Jadi ada perbedaan persepsi, nanti akan kita luruskan, kalau menunggu otomatis sistem parkir berjalan, kalau hanya turun atau naik itu engga," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved