Keuntungan Ternak Kambing Perah Selain Daging, Susunya Bisa Menyembuhkan Penyakit Ini

beberapa dokter penyakit dalam juga sempat datang ke Balitnak Ciawi untuk memesan susu kambing perah khusus untuk pasiennya.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pedagang hewan kurban sudah mulai bermunculan di wilayah Ciawi, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI -- Ahli Penelitian dan Rekayasa (Litkayasa), Eko Koswara mengatakan bahwa susu kambing mempunyai khasiat untuk pengobatan penyakit dalam.

Dalam acara pelatihan kambing perah di Balai Penelitian Ternak (Balitnak) di Jalan Veteran III, Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor ini, ia mengungkapkan bahwa ternak perah yang dilakukan pihaknya sudah berpengalaman terkait hal tersebut sejak tahun 1993.

"Susu kambing itu punya khasiat pengobatan penyakit dalam yaitu asma TBC, perokok berat, maag, bronkhitis itu bisa, karena balai ini mengadakan ternak perah dari tahun 1993, pasien-pasien yang pernah datang kesini alhamdulilkah sembuh," ujar Eko kepada wartawan, Jumat (22/12/2017).

Selain itu, menurutnya beberapa dokter penyakit dalam juga sempat datang ke Balitnak Ciawi untuk memesan susu kambing perah khusus untuk pasiennya.

Eko juga menjelaskan bahwa ternak kambing perah kini sedang booming di Jabodetabek khususnya Jakarta dimana harga susu kambing per liternya mencapai Rp 35 ribu sampai 40 ribu.

"Dibalitnak sendiri sebulan menghasilkan 1200 liter susu dan itu selalu habis, malah kita meminta bantuan ke petani binaan yaitu di TPP Cigombong," katanya.

Dalam pelatihan tersebut ternak kambing perah tersebut juga dihadiri banyak kalangan dimana menurut Eko direspon positif oleh peserta.

Ia mengatakan bahwa pelatihan tersebut akan mengarahkan usaha para peternak yang tidak hanya mengambil keuntungan dari dagingnya tapi juga susunya.

"Pelatihan ini tujuannya untuk para pemelihara kambing perah agar tidak cuma sebatas mempelihara saja, tapi juga tujuan usaha mereka itu tahu mau kemana dan responnya alhamdulillah dengan tumbuhnya para peternak baru, peternakan kambing perah mulai diminati," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved