Kreasi Alat Musik Tabuh Akan Jadi Sajian Musik Menarik Di Festival Tunggul Kawung

Agenda budaya ini dimaksudkan untuk memasyarakatkan sebutan Tunggul Kawung dalam bentuk kompetisi alat musik tabuh

Kreasi Alat Musik Tabuh Akan Jadi Sajian Musik Menarik Di Festival Tunggul Kawung
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Festival Tunggul Kawung 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Ikon helaran khas Kota Bogor kembali digagas. Selain Hari Jadi Bogor (HJB) dan Pesta Rakyat CGM (Cap Go Meh) yang telah lebih dulu muncul hingga tingkat nasional dan internasional, Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B) juga mencetuskan program yang dinamakan Festival Tunggul Kawung (FTK) Ethnic Drum Festival 2017.

Agenda budaya ini dimaksudkan untuk memasyarakatkan sebutan Tunggul Kawung dalam bentuk kompetisi alat musik tabuh atau membranphone yang sumber bunyinya berasal dari getaran membran, kulit atau selaput.

Festival Tunggul Kawung akan berlangsung pada Sabtu, (30/12/2017) mendatang di Gedung Kemuning Gading, Kota Bogor.

Ketua Panitia Festival Tunggul Kawung, Jimmy Carter mengatakan, sebanyak sembilan sanggar akan berkompetisi mulai pukul 14.00 WIB dengan menghadirkan kreasi alat musik tabuhnya yang terbaik yaitu Sanggar Citra Budaya, Gandes Pamantes, Sanggar Melati, Gelar Gunara, Andika, Ligar Mandiri, ART, Dewi Sri dan Braja Jaya Ning Ulun dari Sumedang.

"Sanggar-sanggar itu akan mengolah secara kreatif unsur bunyi khas dari alat musik tabuh atau tepuk yang dikreasikan dengan gerak atau kareografi yang atraktif," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (28/12/2017) di Gedung Kemuning Gading Kota Bogor.

Dalam helaran tersebut, lanjutnya, berbagai alat musik seperti gendang, rebana, beduk atau alat musik buatan lainnya yang bersifat membranphone akan menjadi instrumen utama.

"Peserta semaksimal mungkin dituntut untuk menciptakan bunyi yang harmoni, dinamika irama dan komposisi kreatif, mengingat instrumen musik yang dimainkan oleh peserta ini dilakukan secara berkelompok," jelasnya.

"Bentuk kompetisi inilah yang menjadi ciri khas dari Festival Tunggul Kawung," tambahnya.

Dikatakannya lebih jauh, di masa mendatang event ini akan bersiap menjadi event nasional.

"Ke depan kita dorong menjadi event nasional dan mungkin saja menjadi daya tarik dunia sekaligus bisa jadi kebanggaan bagi Kota Bogor,” pungkasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved