Breaking News:

Jembatan Putus di Penangkaran Rusa Cariu Lukai Puluhan Wisatawan, Polisi Duga Ada Kelalaian

dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pengelola, jembatan ini maksimal bisa dilintasi oleh 10 orang secara bersamaan.

tribunnnewsBogor.com/ Damanhuri
Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Aparat kepolisian Polres Bogor menduga ada unsur kelalaian dalam insiden jembatan putus di penangkaran rusa cariu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky mengatakan, pihaknya menduga ada unsur kelalaian sehingga banyak wisatawan yang menjadi korban saat jembatan tersebut terputus.

"Bisa saja kerena kelalaian, makannya sampai saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," terang AKPB Dicky, Sabtu (6/1/2018).

Kapolres melanjutkan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pengelola, jembatan ini maksimal bisa dilintasi oleh 10 orang secara bersamaan.

"Kami juga masih meminta keterangan saksi yang berada di TKP, apakah memang korban yang jumlahnya diatas 30 orang itu semua berada diatas jembatan atau tidak," kata dia.

Dari hasil olah TKP sementara silokasi wisata yang berada di bawah Perhutani ini, tali penahan jembatan yang terbuat dari bambu itu terputus sehingga para wisatawan yang sedang menyebrang diatas jembatan jatuh ke sungai.

"Kami akan lakukan gelar perkara dulu baru kemudian naik ketingkat penyidikan," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, jembatan dikawasan lokasi wisata penangkaran rusa cariu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor putus pada Senin (1/1/2018) kemarin.

Sebanyak 38 orang wisatawan mengalami luka-luka dan satu orang wisatawan atasnama Neni (45) warga Bekasi meninggal dunia.

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved