Breaking News:

Gempa Banten

Cerita Pemilik Rumah yang Ambruk Akibat Gempa, Lari Dari Lantai Dua Sambil Gendong Anak

Pria berusia 40 tahun tersebut tengah bersantai dengan buah hati di lantai dua rumahnya.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pemilik rumah, Nasrudin (40) sedang melihat puing bangunan yang ambruk akibat gempa pada Selasa (23/1/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzi

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Gempa berkekuatan 6,4 Magnitudo membuat rumah Nasrudin di Kampung Tarikolot, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor ambruk pada Selasa siang (23/1/2018).

Pria berusia 40 tahun tersebut tengah bersantai dengan buah hati di lantai dua rumahnya.

"istri mah lagi di luar, di depan, di warung," katanya pada TribunnewsBogor.com.

Guncangan yang sangat terasa membuat Nasrudin panik.

Ia lantas berlari menuruni tangga rumah sembari menggendong anak.

"Saat genpa langsung keluar, saya lari lewat tangga sama anak dari lantai atas," ujarnya.

Benar saja, guncangan yang berpusat di 91 Km Baratdaya Lebak, Banten, dengan kedalaman 10 Km itu membuat rumahnya ambruk.

Tak ada sisa, kini rumah Nasrudin rata dengan tanah.

Kini Nasrudin bersama anak dan istrinya bingung akan tinggal dimana.

Menurut Ketua RT, Beni, untuk sementara waktu Nasrudin dan keluarga akan ditampung di rumahnya.

"Kalau Pak Nasrudin sementara nanti tinggal di rumah RT atau di rumah saudaranya," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved