Pilkada Wali Kota Bogor 2018

Tak Mau Terlalu Terlena, Petahana Tidak Lirik Hasil Survey di Pilkada Kota Bogor

Hingga kini meski belum musim kampanye, lanjut Bima, semua tim juga strategi telah dipersiapkan untuk kembali memenangi Pilkada

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bima Arya - Dedie A Rachim 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Calon Wali Kota Bogor Bima Arya dan pasangannya Dedie A Rachim berujar tak mau terlalu berpatokan pada hasil survey lembaga manapun.

Menurutnya, apapun hasil dari survey nanti, kata Bima, pihaknya tak mau terlena.

"Kamo tidak mau terlalu terlena, bagi kami apapun juga ini satu kondisi yg mengaharuskan bekerja keras dan akan lebih tancap gas, saya dengan Kang Dedie menyapa warga nanti," katanya usai acara deklarasi di SKI Tajur, Katulampa, Kota Bogor, Minggu (28/1/2018).

Hingga kini meski belum musim kampanye, lanjut Bima, semua tim juga strategi telah dipersiapkan untuk kembali memenangi Pilkada Kota Bogor 2018.

"Mesin partai, mesin relawan, mesin pemenangan sudah dipanaskan. Jaringan sudah dibentuk tapi ditahan dulu karena belum masa kampanye, kita harus taat pada aturan," ujar Bima.

Kekuatan Bima di ajang Pilkada Kota Bogor 2018 mendatang memang cukup kuat.

Koalisi partai yang mengusung Bima-Dedie cenderung lebih gemuk dibanding Pasangan Calon lain.

"Saya tadi bersyukur juga mendapatkan dukungan politik dari partai-partai, selain lingkungan politik, ada dari warga lintas masyarakat, dan didoakan Habib Novel, Ustad Toto, itu sesuatu banget," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved