Breaking News:

Cara Asyik Liburan Mahasiswa IPB ke 3 Negara, Sebarkan Gerakan Youth4Move

Mereka menginisiasi terlaksananya capacity building activist project yang dilakukan di tiga negara yaitu Malaysia, Singapura dan Thailand.

Humas IPB

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Liburan merupakan saat-saat yang paling dinantikan oleh semua orang, tak terkecuali mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB).

Saat libur semester, sebagian besar mahasiswa pulang ke kampung halaman untuk melepas rindu kepada keluarga dan kerabat tercinta.

Namun, hal berbeda dilakukan oleh sejumlah mahasiswa IPB yang tergabung sebagai Penerima Manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara Regional Bogor dan Komunitas Gerakan Cinta Anak Tani IPB.

Mereka menginisiasi terlaksananya capacity building activist project yang dilakukan di tiga negara yaitu Malaysia, Singapura dan Thailand. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 23-28 Januari 2018.

Kegiatan yang dinamai “Youth for Movement Indonesia” atau “Youth4Move” ini diikuti oleh 42 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan latar belakang organisasi dan bidang keilmuan yang beragam.

Mengangkat tema “Melihat Indonesia dari Luar untuk Siap Merawat Indonesia”, kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan pemuda Indonesia tentang kondisi negeri dengan berbagai sudut pandang serta merangkul elemen-elemen kepemudaan untuk bersinergis mewujudkan Indonesia hebat di masa yang akan datang.

“Anak muda harus bisa berdaya untuk dapat memberdayakan lainnya. Youth4Move mencoba memberdayakan delegasi pemuda terpilih untuk melihat perspektif kebangsaan dari regional ASEAN dan mengambil peran dalam penyelesaian masalah,” ujar Ketua Pelaksana, Sugih Satrio Wibowo, yang juga mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) IPB ini.

Kegiatan ini berupa community service di Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia (WNI) Klang, Selangor dengan menyebarkan semangat nasionalisme kepada anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Seluruh peserta bersama-sama melakukan crowd funding sehingga terkumpul puluhan buku yang disumbangkan secara lansung sebagai bantuan bagi anak-anak sekolah.

Advokasi forum bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur juga dilakukan sebagai bagian dari jalan perjuangan menuntaskan masalah kompleks terkait TKI di Malaysia. Dalam forum ini, peserta menyampaikan berbagai solusi dan ide kepada KBRI agar dapat mengakomodasi permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak Indonesia di Klang.

Sementara itu, perjalanan para mahasiswa ini di Singapura dimulai dengan kunjungan tokoh ke Diaspora Indonesia yang fokus pada kegiatan dakwah Islam Singapura di Muhammadiyah Islamic College Singapore.Pemuda ini diperlihatkan bagaimana Islam dan harmonisasinya di sebuah negara sekuler.

Beranjak ke Thailand Selatan, melakukan sharing bersama Komunitas Muslim di Prince Songkla University. Berlandaskan rasa persaudaraan sesama mahasiswa muslim, peserta berdiskusi dan sharing  terkait  pengenalan Islam dari Lembaga Keislaman di kampus dengan muslim sebagai minoritas.

“Saya melihat Youth4Move ini sebagai wadah kolaborasi dari insan muda dengan latar belakang yang beraneka ragam untuk satu tujuan yaitu kebaikan Indonesia. Lewat perjalanan dan pengabdian ini pula saya semakin memaknai pentingnya kontribusi untuk Indonesia meskipun lewat hal-hal sederhana,” ujar Panji Laksono yang juga menjabat Presiden Mahasiswa IPB 2016/2017.

Hal senada juga disampaikan oleh Fikriyatul Azizah Su’ud, Mahasiswa master program Ilmu Fisika Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya ini mengatakan, dalam perjalanan bersama delegasi Youth4Move ini selain mendapatkan teman dan pengalaman baru.

ia juga mendapatkan pelajaran berharga tentang makna syukur, melihat Indonesia dari sisi lain serta menjadi insan yang lebih bermanfaat. “Semoga akan ada Youth4Move lainnya, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi orang lain,” imbuhnya.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved