Tanah Ambles Meluas, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang

Sebab, sampai saat ini amblesan yang muncul berada di tengah ladang, dan belum ada yang sampai ke permukiman.

Kompas.com
Petugas BPBD Gunung Kidul melakukan pemeriksaan lubang di lahan milik Sakino di Dusun Pringwulang, Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong.(Kompas.com/Markus Yuwono) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, segera melakukan penelitian geologi terkait munculnya puluhan lubang akibat tanah ambles di sejumlah kecamatan.

"Dulu saya sering berkunjung ke desa-desa yang terdapat amblesan namun kecil sekarang kok gede-gede ya. Maka dari itu harus ada pendalaman situasi ini," kata Wakil Bupati Gunung Kidul Immawan Wahyudi saat berbincang dengan Kompas.com, di kantor Pemkab Gunungkidul, Jumat (9/2/2018).

Penelitian ini, menurut dia, penting karena bisa digunakan untuk mengetahui mengapa lubang itu bermunculan dan juga cara mengantisipasinya.

"Saya akan menyampaikan ke ibu bupati, segera ada tindakan untuk hasil penelitian atau pendalaman kejadian itu, agar bisa mengetahui dan mengantisipasi itu. Ini sudah mendesak untuk dilakukan," tuturnya.

Immawan berharap masyarakat tetap tenang dan tidak perlu takut terhadap fenomena ini.

Sebab, sampai saat ini amblesan yang muncul berada di tengah ladang, dan belum ada yang sampai ke permukiman.

"Anugerah Allah kepada masyarakat Gunung Kidul ialah Geologi yang berbeda dengan yang lain. Bahwa dibawah tanah mengalir sumber air, itu harus kita sadari bersama, artinya jangan terlalu takut,"ulasnya.

"Sejauh ini tidak menimbulkan yang membahayakan dan mengandung resiko keamanan. Intinya harus ada tindakan tertentu agar masyarakat tenang," tandasnya.

Sumber berita klik disini : Tanah Ambles Meluas, Masyarakat Diimbau Tak Perlu Takut

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved