Dituduh Penganut Paham Komunis, Pria di Bogor Diintrogasi Warga Teluk Pinang

Muhtarom melanjutkan, saat ini pria bernisial D tersebut sudah diserahkan ke pihak keluarganya untuk dilakukan perawatan

Istimewa
Priga diduga gangguan jiwa saat diserahakan ke Balai Kesejah teraan sosial (BKS) Citeureup, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Aksi main hakim sendiri saat ini kerap terjadi dimasyarakat.

Seorang pria berinisial D (20) yang diduga mengalami gangguan jiwa nyaris dianiaya warga Kampung Teluk Pinang, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor karena dianggap menganut paham komunis pada Jumat (9/2/2108) lalu.

Bahkan, rambut di kepala pria tersebut tampak seperti bekas dicukur tak beraturan.

Informasi yang di himpun TribunnewsBogor.com, sejumlah warga sempat berkumpul dan berkali-kali bertanya siapa dan dari mana asal pria tersebut.

Namun, D yang belakangan diketahui mengidap gangguan jiwa itu menjawab pertanyaan-pertanyaan warga dengan jawaban melantur.

Kapolsek Ciawi, Kompol Muhtarom membenarkan peristiwa tersebut dimana terjadi pada Jumat (9/2/2018) lalu.

Ia juga mengatakan bahwa saat kejadian pihaknya pun langsung ke lokasi dan mengamankan pria yang dikerumuni warga tersebut.

"Orang itu disangka PKI oleh warga, setelah mendapat informasi, anggota langsung menuju TKP, selanjutnya orang tersebut diamankan ke Polsek Ciawi," ujar Muhtarom kepada TribunnewsBogor.com, Senin (12/2/2018).

Ia menjelaskan bahwa dilihat dari fisik dan cara bicara, orang tersebut diduga mengalami gangguan jiwa maka pihaknya menyerahkan pria tersebut ke Dinas Sosial.

Kemudian, pada Sabtu (10/2/2018) dini hari datang orang yang mengaku orang tua pria tersebut ke Polsek Ciawi dan menerangkan bahwa anaknya itu sudah pergi satu minggu.

"Orang yang mengaku orang tuanya datang ke Polsek dan menerangkan bahwa anaknya pergi sudah satu minggu, sudah satu tahun mengalami sakit gangguan jiwa dan juga pernah dirawat Rumah Sakit Marzuki Mahdi," katanya.

Muhtarom melanjutkan, saat ini pria bernisial D tersebut sudah diserahkan ke pihak keluarganya untuk dilakukan perawatan.

Kemudian diketahui bahwa pria tersebut berasal dari Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved