IPB Bantu Pemprov Bangka Belitung Kembalikan Kejayaan Produksi Lada

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap dapat menyerap inovasi yang ada dan bekerja sama untuk meningkatkan industri pengolahan

IPB Bantu Pemprov Bangka Belitung Kembalikan Kejayaan Produksi Lada
Humas IPB

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Arif Satria dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menandatangani naskah kesepahaman, di kampus Dramaga, Bogor (15/2/2018).

Menurut rektor, kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) di Bangka Belitung dalam bidang penelitian, bukan sesuatu yang baru.

Secara parsial, IPB telah bekerja sama melaksanakan reklamasi pasca tambang, program mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Belitung Timur tahun 2011.

“Dengan kedatangan gubernur diharapkan akan banyak lagi mahasiswa KKN ke Bangka Belitung. Mahasiswa bisa mengenal potensi daerah, sekaligus dapat mengembangkan potensi lada. Seperti kita ketahui, Bangka Belitung adalah provinsi yang terkenal dengan lada. Dengan kolaborasi, kita akan kembangkan potensi lada ini secara terintegrasi dari hulu sampai hilir,” ujar rektor.

Lebih lanjut rektor bertutur, dalam bidang pendidikan, kita mengenal beasiswa utusan daerah.

Program ini merupakan kesempatan bagi putra daerah untuk kuliah di IPB atas kerja sama dengan Pemerintah Provinsi. Ini penting digagas untuk mendistribusi pembangunan.

“Kita dorong putra daerah untuk menggali ilmu di IPB dan kembali ke daerahnya setelah lulus,” kata rektor.

Rektor menambahkan, kerja sama ini juga bagian dari proses bagaimana IPB berusaha mengembangkan inovasi konkrit, ekonomi rakyat maupun industri nasional.

IPB ingin banyak bergerak di lapangan, karena dengan lebih aktif di lapangan, semakin banyak pengetahuan yang kita miliki untuk melengkapi ilmu pengetahuan yang dikembangkan di bangku kuliah.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, menyampaikan, pihaknya akan langsung menyusun rencana strategis. Terkait pengembangan komoditi lada, selain dengan IPB, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung juga telah bekerja sama menggandeng Universitas Bangka Belitung (UBB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ia mengatakan, turunnya komoditas lada Bangka Belitung mendorong pemerintah Bangka Belitung serius untuk mengawal hingga pada level pembinaan petani. “Pada tahun 2004/2005, produksi lada mencapai 30 ribu ton per tahun.

Halaman
12
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved