Breaking News:

Pengerjaan Sudah 98,5 Persen, Proyek Tol BORR Seksi IIB Dihentikan Sementara

Menurut Hendro penghentian sementara pengerjaan elivates ini cukup berpengaruh pada keseluruhan pengerjaan.

Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Tribunnews.com/Ardhi Sanjaya
Proyek Tol BORR Seksi II B 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAHSAREAL - PT. Marga Sarana Jabar (MSJ) ikut menunda proyek Tol Bogor Ring Road (BORR) seksi II B atas intruksi Kementrian PUPR memoratorium pengerjaan elivated atau jalan layang.

Direktur Utama PT. MSJ Hendro Admojo menerangkan penundaan pengerjaan bagian elivated atau layang yang menggunakan launcher gentrey (LG) selama tujuh hari.

"Diberhentikan sementara supaya tim audit bisa masuk ke proyek elivated yang layak, Jam 5 sore diberhentikan dengan kondisi begini artinya kami sudah terlanjur menggatung box girder di satu lajur. Padahal tinggal 50 meter lagi," kata Hendro pada TribunnewsBogor.com Rabu (21/2/2018).

Menurut Hendro penghentian sementara pengerjaan elivates ini cukup berpengaruh pada keseluruhan pengerjaan.

"dampak mestinya mengalami suspend mundur kami harapkan tidak terlalu lama, kami juga sudah menghubungi komite keselamatan konstruksi untuk mempriorotaskan kita supaya bisa dilanjutkan lagi setelah diaudit peralatan juga SOP," lanjut Hendro.

Tol BORR Seksi IIB
Tol BORR Seksi IIB (Tribunnews.com/Ardhi Sanjaya)

Harapan Hendro berdasar atas telah terpasangnya alat yang menggantung.

Bila semakin lama, Hendro khawatir LG yang terlanjur menggantung bisa membahayakan pengguna jalan.

"Kami sudah hubungi untuk priorotas karena sudah gantung eman tidak cukup aman untuk kendaraan takutnya terjadi sesuatu," ujarnya.

Sampai saat ini pengerjaan proyel Tol BORR seksi II B yang ditangani oleh PT Wijaya Karya (Wika) ini sudah mencapai 98,5 persen.

Mestinya pengerjaan elivated tinggal 50 meter lagi antara P60 sampai P61.

"Proyek mestinya selesai di pertengah Maret tidak mundur karena kami masih bisa mengerjakan pekerjaan minor seperti yang tidak mengangkat yaitu on off cuma ngecor tanpa balok kemudian pagar dan taman juga PJU. Sehingga kita masih bisa menempati waktu penyeselesaian pertengahan Maret karena proyek ini dioprasikan bulan april. Dari P31 sampai P86 sepanajag 2,65 km kurang 50 meter antara P60 sampai P61 yang elivated atau layang," jelas Hendro.

tol borr
Proyek Tol Borr Seksi IIB (TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya)

Melihat insiden di Tol Becakayu juga keputisan Kementrian PUPR, Hendro berujara bahwa pihaknya akan semakin memperketat sistem juga cara kerja di Tol BORR seksi II B.

"Kami akan memperketat sop urutan pengerjaan yang suka dilupakan," katanya.

Atas penundaan tersebut Hendro mengklaim tidak ada kerugian yang didapat.

"Secara prinsip dampaknya hanya waktu. Karena ini keputusan pemerintah mestinya tidak ada klaim karena bukan kesalahan owner atau kontraktor kami sepakati ada tambahan waktu," tukasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved