Pasca 2 Mahasiswanya Tewas Tenggelam, IPB Akan Perketat Izin Kegiatan Kemahasiswaan

Insiden yang menewaskan Fadli Zikri dan Dandi Firdaus itu dianggap sebagai kecelakaan oleh pihak kepolisian.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Insiden tenggelamnya dua mahasiswa Institut Petanian Bogor (IPB) dijadikan sebagai bahan pembelajaran bagi pihak kampus dalam mengarahkan segala kegiatan mahasiswa.

Hal tersebut disampaikan langsung Rektor IPB Arif Satria saat dikonfirmasi wartawan, Senin (26/2/2018).

Arif mengatakan, pasca kejadian tersebut dirinya telah berkoordinasi dengan wakil rektor dan direktur kemahasiswan untuk segera menggelar rapat membahas soal perizinan kegiatan mahasiswa.

"Kita akan briefing dengan seluruh lembaga kemahasiswaan dikampus, saya kira kejadian ini adalah sebuah bahan pembelajaran juga," ucapnya kepada wartawan.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya akan lebih memperketat dalam mengawasi segala kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa baik di dalam atau di luar kampus.

"Manajamen risikonya harus jelas, dan akan kita perketat harus betul-betul dicek, kalau tidak jelas tidak akan diizinkan menyelenggarakan kegiatan," ucapnya.

Dia pun menambahkan, bahwa insiden yang menewaskan Fadli Zikri dan Dandi Firdaus itu dianggap sebagai kecelakaan oleh pihak kepolisian.

"Polisi menganggap kejadian tersebut murni sebuah kecelakaan, karena korban terjatuh dan tak bisa renang, kedalaman sungainya sampai lima meter," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved