Gabriel Garcia Marquez di Google Doodle Hari Ini, Penulis Realis Magis dan Sahabat Fidel Castro

dia dianggap sebagai salah satu penulis terbesar berbahasa Spanyol dan dianugerahi Nobel Price in Literature pada tahun 1982.

Tayang:
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Google
Gabriel Garcia Marquez Google Doodle 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wajah Gabriel Garcia Marquez menghiasi Google Doodle hari ini, 6 Maret 2016.

Sebab, 91 tahun silam, pria berkebangsaan Mexico ini lahir.

Ya, Gabriel adalah seorang novelis Kolombia yang dikenal sebagai Gabo di seluruh Amerika Latin.

Dikutip dari The Sun, dia dianggap sebagai salah satu penulis terbesar berbahasa Spanyol dan dianugerahi Nobel Price in Literature pada tahun 1982.

Ia lahir pada tanggal 6 Maret 1927 di Aracataca di Kolombia.

Orang tuanya pindah saat masih muda dan jadi kakek dan neneknya yang membentuk tahun-tahun awalnya.

Baca: Penghuni Kos Kamar Nomor 3 Tak Bisa Tidur Tiap Malam, Apalagi Malam Minggu, Teriakan Cewek Kau Itu

Neneknya, khususnya, suka memperlakukan yang luar biasa sebagai sesuatu yang sangat alami dan dia menjadi sumber pengetahuan Gabriel tentang pemandangan magis, takhayul dan supernatural dunia.

Karirnya di bidang jurnalisme dimulai saat dia belajar hukum di Universitas Nasional Kolombia.

Dari sana dia jatuh cinta dengan menulis dan menjadi sangat terlibat dalam politik nasional.

Gabriel adalah "sayap kiri yang berkomitmen" sepanjang hidupnya.

Gabriel Garcia Marquez
Gabriel Garcia Marquez 

Gabriel selalu ingin menulis sebuah novel yang didasarkan pada rumah kakek neneknya tempat dia dibesarkan.

Setelah delapan belas bulan menulis, terciptalah sebuah karya novelnya yang berjudul One Hundred Years of Solitude.

Karyanya itu dinobatkan sebagai yang terpopuler karena terjual lebih dari 30 juta kopi di seluruh dunia.

Baca: Tak Kembali Usai Antar Penumpang, Sopir Taksi Online Ditemukan Tak Bernyawa Di Gunung Bunder Bogor

Novel ini mengisahkan kehidupan tentang sebuah desa Amerika Selatan yang terasing di mana kejadian-kejadian aneh digambarkan sebagai hal-hal yang biasa.

Cerita ini jelas mengandung kenyataan yang magis, namun lebih dari itu, karena juga merupakan sebuah refleksi filsafati tentang hakikat waktu dan keterasingan.

Dengan ketenarannya yang baru ditemukan, Gabriel menjadi fasilitator antara pemerintah Kolombia dan pemberontak gerilya dan menjadi teman dengan pemimpin hebat seperti Fidel Castro.

Sejak awal tahun 1980-an, García Márquez sesekali pernah menjadi fasilitator yang tidak menonjolkan diri, biasanya bersama dengan Fidel Castro, dalam sejumlah perundingan antara pemerintah dan kaum gerilya.

Baca: Cerita Kopda Marinir Budi Santoso Renang Lintas Selat Sunda, Selalu Zikir Tiap Kayuhan Tangan

Dia menyebut hubungannya dengan Castro sebagai "persahabatan intelektual".

Gabriel meninggal dunia pada tanggal 17 April 2014 di Mexico City akibat pneumonia di usia 87.

Setelah kematiannya, Juan Manuel Santos, Presiden Kolombia, menyebut Gabriel "orang Kolombia terbesar yang pernah hidup."

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved