Breaking News:

Polemik Ojek Online Mangkal

Perusahaan Ojek Online Tidak Patuhi Perwali, Dishub Kota Bogor Dibikin Geram

Dishub telah memberikan salinan dari Perwali 21/2017 itu kepada tiga perwakilan perusahaan jasa angkutan umum berbasis aplikasi di Kota Bogor.

TribunnewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
R.A. Mulyadi, Kasie Angkutan Tidak dalam Trayek pada Dishub Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Aris Prasetyo Febri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dibuat geram dengan ulah perusahaan angkutan online yang beroperasi di Kota hujan.

Meski sudah mengirimkan surat terkait Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 21 Tahun 2017 kepada sejumlah perusahaan jasa transportasi online, namun hal itu tidak diendahkan.

"Sebenarnya kita sudah minta dua kali melalui surat, tapi hingga saat ini belum ada jawaban mengenai data dan jumlah pengendara angkutan online itu," ujar R.A. Mulyadi, Kasie Angkutan Tidak dalam Trayek pada Dishub Kota Bogor, Selasa (6/3/2018).

Mulyadi mengatakan pihak perusahaan transportasi online tidak melakukan konfirmasi lebih lanjut dan tidak ada yang melakukan update data setiap tiga bulan sekali di Dishub Kota Bogor.

Dari keterangannya, Dishub telah memberikan salinan dari Perwali 21/2017 itu kepada tiga perwakilan perusahaan jasa angkutan umum berbasis aplikasi di Kota Bogor.

"Apakah disana mereka melakukan dan mensosialisasikan ke bawahnya atau tidak, kita kan tidak tahu," kata Mulyadi.

Bahkan Mulyadi mengatakan pihak perusahaan ojek online itu sendiri yang meminta keterangan terkait Perwali 21/2017 itu.

"Mereka minta mana sih sebenarnya untuk roda dua, sudah kita kasihkan, masalahnya apakah dibaca atau tidak itu saja," tutur Mulyadi.

Menurutnya, perusahaan itu juga harus peduli terhadap kenyamanan dan perkembangan Kota Bogor.

Halaman
12
Penulis: Aris Prasetyo Febri
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved