Breaking News:

Polemik Ojek Online Mangkal

Perwali Kota Bogor Tak Dianggap, Banyak Driver Ojek Online Mangkal di Lapas Paledang dan Bikin Macet

padahal di seberang Lapas Paledang Kota Bogor terpampang spanduk cukup besar berlatar warna putih dengan tulisan berwarna merah

Penulis: Aris Prasetyo Febri | Editor: Yudhi Maulana Aditama

Ketika TribunnewsBogor.com bertanya soal kemacetan panjang di Jalan Paledang akibat pengemudi ojek online yang parkir di pinggir jalan, ketiga pengendara itu hanya tertawa dan tidak menjawab secara jelas pertanyaan yang diajukan.

Seorang penumpang ojek online, Indro (25) mengatakan dirinya yang meminta pengemudi untuk menjemput di depan Lapas Paledang.

"Saya kirim pesan bilang jemput di sini, lebih praktis dan cepet ketemunya," ujar Indro.

Senada dengan pernyataan Indro, penumpang ojek online lainnya, Adi (27) mengatakan hal yang serupa.

Baca: Sempat Ditelepon Sebelum Ditemukan Tewas, Istri Driver Taksi Online Dengar Suara Ini Di Mobil Suami

"Sengaja ordernya di sini karena cepat, simpel, mudah diketahui driver, lagipula kan memang banyak yang mangkal disini," ungkap Adi.

Yudi dan Adi sebagai penumpang ojek online pun sama-sama mengaku tidak mengetahui adanya larangan terhadap ojek online yang bergerombol di satu area tertentu.

Untuk diketahui, ada 7 poin yang pada Perwali soal angkutan ojek online itu.

Mulai dari tidak diperkenankannya ojek online untuk mangkal disembarang tempat hingga dibatasinya jumlah kuota ojek online di Kota Bogor.

"Dalam hal ini Pemkot berhak menentukan kuota dan jumlah, kemudian tidak boleh mangkal di tempat yang tidak semestinya," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto beberapa waktu lalu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved