Breaking News:

Polemik Ojek Online Mangkal

Satgas Angkutan Online Belum Terbentuk, Dishub Kota Bogor Sebut Masih Fokus Soal KIR-nya Dulu

Mulyadi mengatakan Dishub beserta pihak terkait lainnya masih terkendala di permasalahan taksi online.

TribunnewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
R.A. Mulyadi, Kasie Angkutan Tidak dalam Trayek pada Dishub Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Aris Prasetyo Febri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH – Satuan Patugas (Satgas) Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 21 Tahun 2017 belum terbentuk hingga saat ini, Selasa (6/3/2018).

Hal itu disampaikan oleh Kasie Angkutan Tidak dalam Trayek Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, R.A. Mulyadi dalam acara peresmian Grab Driver Center di Lippo Plaza Keboen Raya.

"Belum terbentuk sih (satgas), kita masih dalami permasalahan taksi online terkait PM 108 (Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108)," ujar Mulyadi kepada TribunnewsBogor.com.

Mulyadi mengatakan Dishub beserta pihak terkait lainnya masih terkendala di permasalahan taksi online.

"Kita berapa kali pertemuan baik di provinsi jawa barat atau di kementerian, masih fokusnya ke PM 108," kata Mulyadi.

Salah satu yang menjadi pokok persoalan adalah pembahasan mengenai uji Kendaraan Bermotor (KIR) bagi taksi online.

"Kemarin juga mengenai uji KIR gratis, termasuk Bogor pasti dapat karena termasuk Jabodetabek," ungkap Mulyadi.

Dari keterangannya, besaran jumlah kendaraan yang akan melakukan uji KIR di Kota Bogor belum ditentukan.

"Tapi kalo Tangerang itu 200 kendaraan uji KIR tahap pertama, Bogor belum ada jadwal, biasanya dari kementerian kasih tau ke kita sehari sebelum uji KIR dilakukan," kata Mulyadi.

Menurutnya uji KIR itu penting untuk dilakukan bagi kendaraan roda empat yang akan menjadi taksi online karena sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017.

Penulis: Aris Prasetyo Febri
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved