Sopir Asal Indonesia Dipaksa Ngaku Lakukan Pembunuhan di Arab, Zaini Misrin Dieksekusi Mati

Zaini Misrin dituduh membunuh majikannya yang bernama Abdullah bin Umar Muhammad Al Sindy.

Sopir Asal Indonesia Dipaksa Ngaku Lakukan Pembunuhan di Arab, Zaini Misrin Dieksekusi Mati
NET
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Muhammad Zaini Misrin (53) buruh migran asal Bangkalan Jawa Timur yang bekerja sebagai sopir di Saudi Arabia ini ditangkap oleh Polisi Saudi Arabia pada tanggal 13 Juli 2004.

Zaini Misrin dituduh membunuh majikannya yang bernama Abdullah bin Umar Muhammad Al Sindy.

Pada tanggal 17 November 2008 ia di vonis hukuman mati, kepada pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Zaini Misrin memberikan kesaksian bahwa dirinya dipaksa untuk mengakui perbuatan pembunuhan terhadap majikan karena mendapat tekanan dari pihak polisi Saudi Arabia.

Pada Juli 2009 pihak KJRI Jeddah mengirimkan surat permohonan kepada Kementrian Luar (kemlu) negeri Saudi Arabia untuk mengupayakan pembebasan atas hukuman mati yang dijatuhkan kepada Zaini Misrin.

Baca: Pro-Kontra KPK Umumkan Calon Kepala Daerah Jadi Tersangka, Ini Kata JK Hingga DPR Sebut KPK Rempong

Langkah ini dilanjutkan dengan pendampingan sidang banding atas vonis hukuman mati terhadap Zaini Misrin pada 18 Oktober 2009.

"Presiden jokowi telah 3 kali melakukan permohonan pembebasan terhadap zaini misrin", ujar Wahyu Susilo Direktur Eksekutif Migrant Care di Megant Care, jakarta, senin (19/03/2018).

Langkah permohonan dilakukan saat lawatan President Jokowi ke Saudi Arabia bulan september 2015, saat kunjungan Raja Salman ke Indonesia bulan Maret 2017 dan terakhir pada bulan september 2017 President Jokowi kembali mengirim surat permohonan pembebasan Muhammad Zaini Misrin dan kasus - kasus lain.

"Pihak kemlu bulan ini pada 6 maret masih mengirimkan berkas berkas permohonan pemeriksaan bukti bukti untuk meringankan zadin misrin", katanya.

Kemlu RI melakukan permohonan pemeriksaan bukti bukti melalui surat yang disampaikan ke Mahkamah Saudi Arabia untuk menguatkan bukti bahwa Zaini Misrin tidak melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan.

(Tribunnews.com/Wahyu Firmansyah)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved