Breaking News:

Musisi Jalanan Kota Bogor Ajak Pengamen Ikut Nyoblos di Pilkada 2018

Dengan didirikannya yayasan tersebut, Tohir bertujuan agar anak-anak jalanan mengerti prosedur dan aturan yang berlaku di Indonesia.

TribunnewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
Band Kaladin 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Aris Prasetyo Febri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH – Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) Kota Bogor didaulat menjadi agen sosialisasi Pilkada 2018 oleh KPUD Kota Bogor.

KPJ bertugas untuk memberikan pemahaman kepada kaum marjinal di Kota Bogor tentang informasi yang berkaitan dengan Pilkada 2018.

"Hal yang utama itu supaya mereka mau tergerak untuk memberikan suaranya, meski anak jalanan kita bisa bawa perubahan yang baik kan," ujar Tohir, Ketua Yayasan KPJ Kota Bogor, Selasa (20/3/2018).

Selain dengan KPUD Kota Bogor, Tohir mengatakan KPJ telah lama bekerja sama dengan pemerintah Kota Bogor sebagai penghubung antara pemerintahan dan anak-anak jalanan.

"KPJ bersinergi dengan pemerintah Kota Bogor agar lagu-lagu dengan pesan moral yang kita buat dapat didengar oleh masyarakat," ungkap Tohir.

Menurutnya sejak pertama KPJ didirikan oleh Hani Merdeka, mereka kerap kali menciptakan lagu dengan tema sosial, kepedulian terhadap alam atau mengkritisi negara.

Sebagai wadah yang menampung anak-anak jalanan di Kota Bogor, KPJ juga mendirikan sebuah badan hukum berbentuk yayasan yang diberi nama Yayasan KPJ Merdeka Bogor.

"Karena walaupun kita dijalanan tapi jangan sampai terbentur dengan hukum yang berlaku di negeri ini, makanya kita bikin naungan, kelembagaan hukum, ada akte notarisnya dan yayasannya," kata Tohir.

Dengan didirikannya yayasan tersebut, Tohir bertujuan agar anak-anak jalanan mengerti prosedur dan aturan yang berlaku di Indonesia.

"Kita enggak ada yang bercita-cita ingin jadi pengamen dan kita sendiri ingin merubah, bagaimana caranya walaupun kita lahir di jalanan kita punya etika dan estetika sehingga punya karya lebih baik yang tidak dilihat sebelah mata lagi," pungkasnya.

Penulis: Aris Prasetyo Febri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved