Anies Sahkan Pergub Baru Usaha Pariwisata, Ini 5 Pasal 'Galak' Tentang Tempat Hiburan

Mewajibkan body checking Pergub baru ini mewajibkan adanya laporan tempat usaha tiap bulan

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menghadiri acara pelantikan Ketua Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Bogor Raya di Lapangan Astrid, Kebun Raya Bogor (KRB), Sabtu (21/10/2017) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja mengesahkan Pergub Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Anies menyebut, aturan yang dulu berbeda dengan aturan yang baru disahkannya.

Menurut dia, pergub ini punya "gigi" yang lebih kuat implementasinya.

Berikut pasal-pasal dalam Pergub Anies yang disebutnya menggigit :

1. Mewajibkan body checking Pergub baru ini mewajibkan adanya laporan tempat usaha tiap bulan yang meliputi hasil pemeriksaan masuk dan pemantauan di dalam selama jam operasional. Pasal 47 Ayat (2) menyatakan,

Baca: Fahri Hamzah Beberkan Kicauan Sohibul Iman ke Polisi

"Pemeriksaan sebelum memasuki tempat hiburan dilakukan secara berlapis dengan tahapan sebagai berikut: memeriksa barang bawaan secara detail,  melakukan pemeriksaan badan (body checking), dan apabila diperlukan dapat menggunakan mesin x-ray scanner".

Dalam ayat selanjutnya juga diatur pemeriksaan yang sama dilakukan kepada karyawan sebelum mulai bekerja dengan body checking dan pemeriksaan barang bawaan.

Anies mengatakan, Pergub ini bertujuan menjadikan penyelenggara tempat hiburan lebih bertanggung jawab atas kegiatan yang mereka adakan.

Baca: Demi Kejar Cita-cita, Seorang Ibu di Afghanistan Kerjakan Ujian Sambil Menyusui Bayinya

Halaman
123
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved