Harus Berdesakan untuk Periksa Kesehatan Di Tour De Jawa Barat, Ibu-ibu Ciampea Bogor Pilih Pulang

Akhirnya Endang dan beberapa ibu-ibu lainnya memutuskan untuk meninggalkan lokasi pengobatan

Harus Berdesakan untuk Periksa Kesehatan Di Tour De Jawa Barat, Ibu-ibu Ciampea Bogor Pilih Pulang
TribunNewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
Masyarakat Ciampea, Kabupaten Bogor mengantre untuk mendapat pelayanan kesehatan di acara Tour De Jawa Barat 2018 yang diselenggarakan oleh Partai Demokrat di Lapangan Sukarna, Ciampea, Kabupaten Bogor, Senin (26/3/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Aris Prasetyo Febri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAMPEA – Sejumlah ibu-ibu beranjak pergi dengan emosi meletup-letup dari meja pendaftaran pengobatan gratis yang digelar pada acara Tour De Jawa Barat 2018 di Lapangan Sukarna, Desa Benteng.

"Sudah antri desak-desakan tadi untuk dapet kupon, terus kuponnya dikumpulin lagi katanya dipanggil satu-satu, kan kelamaan mas," ujar Endang (47) warga Desa Benteng yang ikut mengantri pengobatan gratis, Senin (26/3/2018).

Endang mengatakan cara yang dilakukan panitia penyelenggara terlalu rumit dan membuang-buang waktu.

"Enggak praktis dong jadinya percuma udah antri panjang desak-desakan, keringetan, kasian itu teman saya yang lagi sakit," ungkapnya dengan emosi yang masih meluap-luap.

Akhirnya Endang dan beberapa ibu-ibu lainnya memutuskan untuk meninggalkan lokasi pengobatan untuk kembali ke rumah masing-masing.

"Sudah ah biarin aja, enggak jadi saya berobat disini, mending pulang aja mas," pungkasnya.

Dari pengamatan TribunnewsBogor.com, sejak meja pendaftaran dibuka antrian pengobatan gratis sudah mengular dan memaksa warga untuk berhimpitan.

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan sempat mendatangi area pengobatan gratis itu dan menyalami warga.

Terdengar pula perdebatan antara warga dan panitia penyelenggara yang mempermasalahkan mengenai antrian pengobatan tersebut.

Seorang dokter yang bertugas dalam acara pengobatan gratis itu, dr. Nadya (26) mengatakan langkah awal pemeriksaan adalah mengecek tekanan darah, lalu dilanjutkan konsultasi kesehatan, setelah itu baru lah mendapat obat sesuai resep yang diberikan oleh dokter.

"Pengobatannya itu tergantung dari keluhannya apa, ya paling banyak daritadi itu batuk, asam lambung naik, atau tensi yang tinggi," ujar dr. Nadya.

Dari keterangannya, dr. Nadya tergabung dalam lembaga kesehatan Klinik Cikeas yang didaulat mengobati warga pada acara Tour De Jawa Barat 2018.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, acara Tour De Jawa Barat 2018 diselenggarakan oleh Partai Demokrat sebagai bentuk komunikasi politik kepada warga Jawa Barat.

Penulis: Aris Prasetyo Febri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved