Breaking News:

Kicauan Soal 2 Kader PDIP Terima Uang E-KTP, Hasto Bilang Itu Cuma Kepura-puraan Novanto

Novanto menyebutkan, dua politisi PDI-P, yaitu Puan Maharani dan Pramono Anung, menerima aliran dana proyek KTP elektronik.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - PDI Perjuangan menganggap pernyataan terdakwa dugaan korupsi proyek e-KTP Setya Novanto merupakan kepura-puraan.

Pada persidangan pekan lalu, Novanto menyebutkan, dua politisi PDI-P, yaitu Puan Maharani dan Pramono Anung, menerima aliran dana proyek KTP elektronik.

"Yang disampaikan Pak Setnov itu sebuah kepura-puraan yang selama ini pura-pura sakit, pura-pura nabrak tiang listrik, dan sebagainya," ujar Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (26/3/2018).

Baca: Ngebut Sambil Lawan Arus, Mobil Anggota DPRD Tabrak Tukang Ojek Sampai Tewas

Menurut Hasto, dalam persidangan sebelumnya, tersangka korupsi e-KTP lainnya, yaitu Made Oka Masagung, telah membantah memberikan uang kepada petinggi partai politik.

Bagi Hasto, pernyataan Oka tersebut cukup membantah pernyataan Setya Novanto di persidangan.

"Itu saja sudah mengurangi bobot dari kebenaran yang disampikan Pak Setnov," kata dia.

PDI-P meyakini, pengadilan akan taat pada mekanisme dan menghukum mereka yang terlibat dalam korupsi KTP elektronik.

Baca: Alis Seperti Siput Hitam Akibat Kegagalan Tato Alis, Wanita Ini Dapatkan Perawatan Gratis

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengaku kenal dengan pengusaha Made Oka Masagung, salah satu tersangka dalam perkara korupsi proyek e-KTP.

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved