Cleaning Service Apartemen Kalibata City Terlibat Prostitusi, Dapat Gaji Double Tugasnya Ini

Tarif yang dibandrol untuk layanan PSK selama 1 jam (short time) dikenakan tarif Rp 500 ribu.

Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com
Kompleks hunian di Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2027).(KOMPAS.com/Dea Andriani) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kasus prostitusi kembali merundung apartemen di kawasan Jakarta Selatan, Kalibata City.

Polisi mengamankan SLSL alias M (50), IP alias R (27) dan MP alias N (21) sebagai mucikari dan YP alias Y (19) yang terlibat dalam kasus prostitusi.

Pengkapan ini bermula ketika polisi memergoki lima orang pekerja seks komersial (PSK) sedang melayani pelanggan di Apartemen Kalibata City Selasa (13/2/2018).

Tarif yang dibandrol untuk layanan PSK selama 1 jam (short time) dikenakan tarif Rp 500 ribu.

Sedangkan untuk layanan tarif selama sembilan jam (long time) dikenakan tarif Rp 2,5 juta.

Baca: Arseto Pariadji Ditahan, Polisi Telusuri Dugaan Penggunaan Narkoba

Uniknya pada kasus prostitusi kali ini melibatkan seorang cleaning service Apartemen Kalibata City berinisial YP atau Y.

Apa tugasnya ?

1. YP dapat gaji perbulan

Melansir Kompas.com, Peran YP cukup unik. Ia bertugas menyiapkan kamar, mengantarkan pekerja seks komersial (PSK), mengantarkan tamu ke kamar yang telah disiapkan dan memastikan tak ada orang lain yang dapat mengakses kamar tersebut.

Baca: Daftar Tarif PSK Di Apartemen Kalibata City, Kalau Longtime 9 Jam Full

Dengan bekerja sebagai pengantar PSK, YP tak hanya mendapatkan gaji dari Apartemen Kalibata City tempatnya bekerja.

"YP ini digaji Rp 1 juta per bulannya. Saat ini kami telah menangkap YP dan tiga mucikari yang mengkoordinir prostitusi ini," ujar Panit 2 Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Dede Suhatmi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (29/3/2018).

2. Peran YP 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved