Breaking News:

Jadi Unggulan, Sandiaga Bilang Program OK Otrip Sulit Capai Target karena Terganjal Birokrasi

Sandiaga menargetkan 1.000 angkutan umum terlebih dahulu yang harus bergabung dengan OK Otrip hingga enam bulan ke depan.

Kompas.com/Nursita Sari
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan sambutan dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/11/2017) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Pemprov DKI Jakarta menargetkan 2.000 angkutan umum, baik angkot, metromini, maupun Kopaja, bergabung dengan program OK Otrip hingga akhir 2018.

Namun, Sandiaga merasa target itu sulit dicapai karena terganjal birokrasi.

Baca: Beli Rp 4 juta Jaket Denim Jokowi Punya Dua Pantangan, Fakta Ketiga Masih Bikin Penasaran

Oleh karena itu, Sandiaga menargetkan 1.000 angkutan umum terlebih dahulu yang harus bergabung dengan OK Otrip hingga enam bulan ke depan.

"Kami ingin 6 bulan ini paling tidak setengah dari angka 2.000 itu bisa tercapai," ujar Sandiaga di kantor Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said, Senin (9/4/2018).

Baca: Dishub Membantah, Ratna Sarumpaet: Lah, Kenapa Mobil Saya Dipulangin?

Menurut Sandiaga, sejak diuji coba mulai Januari 2018, jumlah angkutan umum yang bergabung dengan OK Otrip masih sedikit.

Dia meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT Transjakarta menyiapkan langkah konkret untuk mengajak berbagai operator angkutan umum bergabung dengan OK Otrip.

"Saya ingin lebih cepat karena kalau kami lihat dari konversinya, ini masih hitungan puluhan atau mungkin ratusan kendaraan (yang bergabung dengan OK Otrip), harusnya ditambah lagi jumlahnya," ujar Sandiaga.

Baca: Kabar Duka, Wakil Indonesia Pertama di Miss Universe, Nia Kurniasih Meninggal Dunia

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved