Tunjukkan Keanggotaan Klub Menembak, Perbakin: Teza Bukan Anggota Kami

Teza menjadi perbincangan publik atas aksi nekatnya melintasi jalan tol beberapa waktu lalu

Tunjukkan Keanggotaan Klub Menembak, Perbakin: Teza Bukan Anggota Kami
Twitter
Polisi mengecek pistol revolver (kiri) yang digunakan pengemudi (kanan) Toyota Fortuner nomor polisi Nopol B 1090 FCY hitam untuk memperlihatkannya ke pengguna jalan di depan Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, Kamis (29/3/2018). Pengemudi bernama Teza Irawan (24) berhasil diamankan petugas di gerbang tol Kuningan. TMC POLDA METRO JAYA 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Penyidik Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya memanggil Kabid Organisasi dan Hukum Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) DKI Jakarta Aldwin Rahardian untuk dimintai keterangan terkait kasus Teza Irawan (24).

Teza menjadi perbincangan publik atas aksi nekatnya melintasi jalan tol beberapa waktu lalu.

Ia nekat menodongkan senjata api jenis air gun dari balik jendela mobil Toyota Fortuner yang dikendarainya, Kamis (29/3/2018).

"Kami tegaskan Teza bukanlah anggota kami (Perbakin DKI)," kata Aldwin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (9/4/2018).

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriono mengatakan, dari pemeriksaan tersebut, didapatkan keterangan tidak hanya Teza yang akan dikenakan sanksi.

Namun, klub menembak yang menerbitkan kartu anggota Teza juga dikenakan sanksi.

Menurut dia, saat diamankan, Teza menunjukkan selembar kartu keanggotaan klub menembak atas nama sepupunya, Edwin.

Kartu keanggotaan tersebut telah habis masa berlaku pada tahun 2016.

"Jadi yang dibawa Teza itu bukan kartu lisensi dari Perbakin ya, itu cuma kartu anggota klub menembak. Klub menembak itu bisa kena sanksi," ujar Aris.

Kanit I Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Malvino Edward Yustica mengatakan hal yang sama.

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved