Breaking News:

Yusril Sebut 2019 Menjadi Kesempatan Terakhir Bagi Prabowo Subianto Maju di Pilpres, Lho Kenapa?

Menurutnya tahun depan merupakan kesempatan terakhir Prabowo untuk maju kontestasi Pilpres 2019.

TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Yusril Ihza Mahendra saat menhadiri menghadiri Pelantikan DPC PBB Kabupaten Bogor, Minggu (29/5/2016). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyampaikan prediksinya bahwa kemungkinan Partai Demokrat tidak akan bergabung dengan kubu Gerindra bila Prabowo Subianto jadi mencalonkan diri sebagai presiden.

“Kalau sekiranya Prabowo maju maka Pak Susilo Bambang Yudhoyono (Ketua Umum Partai Demokrat) tidak akan ke pihak sana (Gerindra) tapi ke kubu lainnya (PDI Perjuangan dan Joko Widodo). Itu perkiraan saya, bisa saja salah,” ujarnya.

Hal itu disampaikannya saat ditemui awak media di Kantor DPP PBB di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/4/2018).

Yusril menambahkan jika Prabowo tidak mencalonkan diri sebagai presiden maka perdebatan akan terjadi di sekitar isu siapa yang memiliki elektabilitas terbaik untuk diusung Gerindra.

Karena menurutnya Gerindra dalam posisi bisa mengusung siapa saja sebagai calon presiden.

Namun Yusril meyakini bahwa Prabowo akan tetap mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia periode 2019-2024 karena menurutnya tahun depan merupakan kesempatan terakhir Prabowo untuk maju kontestasi Pilpres 2019.

“Kalau maju atau tidaknya dia tergantung subyektif Pak Prabowo, kita hormati keputusan beliau. Tapi bisa jadi 2019 merupakan kesempatan terakhir beliau maju di Pilpres 2019 karena bila menunggu lima tahun mendatang dari segi usia berat untuk mengemban tugas sebagai presiden,” kata Yusril.

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved