Tersiram Air Panas oleh Pramugari Di Pesawat, Penumpang Garuda Indonesia Minta Ganti Rugi Rp 11 M

Menurut Kuasa Hukum korban, David Tobing, dari kejadian itu korban menahan rasa sakit selama satu jam di penerbangan.

Tersiram Air Panas oleh Pramugari Di Pesawat, Penumpang Garuda Indonesia Minta Ganti Rugi Rp 11 M
net
Ilustrasi Pramugari 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang penumpang menggugat Maskapai Garuda Indonesia lantaran tersiram air panas hingga mengalami cacat tetap.

Penumpang sekaligus penggugat, Koosmariam Djatikusumo, mengalami cacat tetap setelah seorang pramugari Garuda Indonesia menumpahkan dua gelas air panas hingga mengenai tubuhnya saat hendak menawarkan makanan.

Saat itu penerbangan Koosmariam sedang menuju Banyuwangi dari Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Kuasa Hukum korban, David Tobing, dari kejadian itu korban menahan rasa sakit selama satu jam di penerbangan.

"Sejak tersiram air panas, penggugat harus menahan rasa sakit karena pesawat baru mendarat satu jam kemudian, dan dari bandara menuju rumah sakit terdekat memakan waktu selama satu jam," ujar David dalam keterangannya, Tangerang, Rabu (11/4/2018).

Baca: Rocky Gerung Dilaporkan ke Polisi Oleh Abu Janda Atas Dugaan Ujaran Kebencian

Menurutnya, Koosmariam dibiarkan begitu saja dipesawat sambil menahan rasa sakit.

"Selama di pesawat, penggugat tidak mendapatkan obat-obatan dan tindakan medis yang memadai dari Garuda Indonesia," tambahnya.

David mengatakan apabila melihat ketentuan pasal-pasal tentang tanggung jawab pengangkutan udara, maka luka yang dialami Koosmariam termasuk sebagai cacat tetap.

"Cacat tetap adalah, kehilangan atau menyebabkan tidak berfungsinya salah satu anggota badan atau yang mempengaruhi aktifitas secara normal seperti hilangnya tangan, kaki, atau mata, termasuk dalam pengertian cacat tetap adalah cacat mental," ucap David.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved