Breaking News:

Curahan Hati Setya Novanto di Pengadilan, Pernah Jadi Pembantu Hingga Sopir Demi Biayai Kuliahnya

Sidang Pembacaan Nota Pembelaan Setya Novanto hari ini, Jumat (13/4/2018) diawali dengan permintaan maaf.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (12/3). Sidang mantan ketua DPR itu beragenda mendengarkan keterangan saksi dan saksi ahli yang dihadirkan jaksa penuntut umum. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sidang Pembacaan Nota Pembelaan Setya Novanto hari ini, Jumat (13/4/2018) diawali dengan permintaan maaf.

Setelah itu, dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Setya Novanto menceritakan jalan hidupnya.

Setnov bercerita awal hidup susahnya saat menumpang tempat tinggal di kediaman Hayono Isman.

Setnov kemudian mengaku pernah menjadi pembantu dengan tugas mencuci, mengepel, dan mengantar anak - anak Hayono bersekolah.

"Keluarga Bapak Herno Isman telah menjadi saksi bagaimana saya dulu pernah menggantungkan hidup saya rela mengabdi menjadi pembantu, nyuci, ngepel, menjadi sopir dan bangun pagi untuk anter sekolah anak-anaknya," ujar Setya Novanto.

Pengorbanan tersebut, menurut Setnov, rela dilakukannya agar punya uang untuk membayar uang kuliah.

"Semua itu saya lakukan agar tetap bisa melanjutkan kuliah saya," ujar Setnov.

Saat membacakan nota pembelaan itu, Setnov terdengar beberapa kali membacakannya dengan terbata-bata.

Ia juga terdengar berdehem dengan tangan yang terlihat bergetar.

Setnov kemudian kembali menceritakan kisah di masa lalunya itu.

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved