Tak Ada Kelanjutan Proyek Betonisasi, Jalur Alternatif Di Cilebut Rusak Parah

Walau begitu, jalan rusak beberapa ratus meter tersebut banyak digunakan oleh pengendara roda empat mau pun roda dua.

Tak Ada Kelanjutan Proyek Betonisasi, Jalur Alternatif Di Cilebut Rusak Parah
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Jalur alternatif Cilebut di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Jalur alternatif Cilebut di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor ini rusak parah.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Rabu (18/4/2018), permukaan jalan tersebut tampak hanya berupa bebatuan juga tanah.

Selain itu di bagian tengahnya terdapat kubangan air cukup lebar dan panjang sehingga hanya menyisakan sedikit bahu jalan.

Walau begitu, jalan rusak beberapa ratus meter tersebut banyak digunakan oleh pengendara roda empat mau pun roda dua.

Anehnya, sekitar 80 persen dari beberapa kilo meter panjang jalan alternatif tersebut sudah dibeton rapi.

Menurut warga sekitar, Irwan Sibolang (48), proyek pembetonan jalan di sana 5 tahun lalu tidak dilakukan sampai selesai sehingga masih menyisakan jalanan yang rusak parah.

"Lima tahun lalu itu proyek emang sampai sebatas situ doang, gak ada penerusannya, irigasi pun terbengkalai," ujar Irwan kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (18/4/2018).

Ia menjelaskan bahwa karena irigasi juga terbengkalai jalanan pun berubah menjadi seperti kolam di saat hujan turun.

Ia sebagai warga sekitar berharap proyek tersebut dituntaskan, karena menurutnya kondisi akses jalan seperti itu membuat pengendara tertanggu termasuk warga sekitar.

"Entah ada apa di atasnya saya gak tahu yang jelas (proyek) bates dari Gunung Badak sampai wilayah sini tertunda, alangkah indahnya kalau jalan ini tembus sampai sini kan," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved