Cerita Mentan Andi Arman Yang Pecat Puluhan Pegawainya Karena Persulit Proses Ekspor

Ia mengatakan, pihaknya siap melayani pengusaha yang ingin melakukan ekspor atau berinvestasi.

Tayang:
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana Aditama
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan dirinya tak segan-segan menindak tegas stafnya yang mempersulit proses ekspor.

Dirinya bahkan telah mencopot 64 staf-nya yang terbukti melakukan pelanggaran.

"Intinya jangan dipersulit. Kami tegur staf kementrian klo sampai ada yang antri kalau mau investasi. Kemarin 64 orang dari karantina kami geser bahasa alusnya, sbenarnya kami copot dari jabatannya. Lalu ratusan dimutasi," ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya siap melayani pengusaha yang ingin melakukan ekspor atau berinvestasi.

"Kami siap melayani bapak tengah malam silahkan telepon, pasti kamu bangunkan staf kementrian untik melayani. Seharusnya memang kami yang jemput bola," tuturnya.

Selain itu, Amran menuturkan, tahun ini nilai ekspor dari sektor peternakan mencapai Rp 14 triliun.

Dan secara keseluruhan dari sektor pertanian keseluruhan naik 24 persen dengan menyentuh angka Rp 440 triliun.

"Kami sudah cabut sekitar 200 regulasi, Permentan dan senua yang mengambat ekspor atau investasi kami cabut dan itu perintah pak presiden," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved