Breaking News:

1 Juta Data Pengguna Indonesia Dicuri, Ternyata Ini Alasan Pemerintah Belum Memblokir Facebook

Beberapa waktu lalu tersebar berita hoaks soal Facebook yang akan diblokir dan ditutup di Indonesia pada 24 April ini.

Facebook
Facebook 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Beberapa waktu lalu tersebar berita hoaks soal Facebook yang akan diblokir dan ditutup di Indonesia pada 24 April ini.

Meski tidak terbukti kebenarannya, pemerintah sejatinya bisa saja memblokir Facebook jika memang bersalah dan merugikan.

Lantas mengapa hal ini tidak dilakukan?

Menurut Menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Samuel Abrijani Pangarepan, setiap upaya penutupan sebuah layanan macam Facebook harus ada dasarnya yakni pelanggaran atas Undang-undang.

Atau setidaknya ada indikasi meresahkan masyarakat.

"Setiap penutupan harus ada dasarnya yakni pelanggaran UU atau sudah meresahkan masyarakat sehingga diputuskan oleh yang punya wewenang untuk ditutup," ungkap Samuel di sela-sela acara deklarasi Gerakan UMKM Jualan Online, di kawasan Thamrin, Selasa (24/4/2018).

Samuel menambahkan tindakan penutupan atau pemblokiran harus selalu dilakukan jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Kemudian ia pun membandingkan antara kasus yang mendera Facebook dengan Vimeo dan Tumblr di Indonesia.

Baca: Bukan Cuma Via Vallen, 7 Penyanyi Ini Ternyata Pernah Gagal Lolos Audisi Indonesian Idol Lho

"Penutupan itu selalu dilakukan karena ada pelanggaran hukum. Itu yang harus dipahami. Vimeo dan Tumblr ada pelanggaran hukumnya. Ini yang harus kita tunggu. Tapi jika meresahkan dan mengganggu kesatuan negara, akan kita tutup," tambah Samuel.

Halaman
12
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved