Mudik Lebaran 2018, PT KAI Bakal Tambah 16 Unit Kereta Api Angkutan Lebaran

Dadan mengatakan bahwa lonjakan penumpang pada lebaran 2018 nanti pasti akan terjadi karena sudah menjadi trend setiap tahun.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kereta saat berhenti di Stasiun Maseng, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGOMBONG -- Executive Vice Presiden PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Dadan Rusdiansyah, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penambahan jumlah unit kereta pada lebaran 2018 mendatang.

Dimana sebelumnya, Kereta Api (KA) daerah operasi yang terbentang dari stasiun Merak Banten hingga stasiun Cikampek melintasi stasiun-stasiun di wilayah Jabodetabek, Sukabumi dan Karawang ini biasa menggunakan 59 unit kereta api.

Menurutnya, jumlah tersebut akan ditambah sekitar 16 unit hingga total jumlahnya menjadi 75 unit kereta api.

"Untuk lebaran (2018) khususnya Daop 1 ini tentunya kami menyediakan KA reguler yang biasa tiap hari suka jalan ada 59 KA, kemudian ditambah juga ada tambahan nanti pas lebaran sekitar 16 KA," ujar Dadan ketika ditemui TribunnewsBogor.com, di Stasiun Maseng, Kabupaten Bogor, Kamis (3/5/2018).

Dadan mengatakan bahwa lonjakan penumpang pada lebaran 2018 nanti pasti akan terjadi karena sudah menjadi trend setiap tahun.

Sedangkan untuk Rail Clinic (kereta klinik berjalan) PT KAI, lanjut Dadan pada lebaran 2018 mendatang rencananya tidak akan dioperasikan.

"Kalau lonjakan pasti melonjak, cuma ini sekarang ini kemampuan kami untuk menyediakan sarana dan kapasitas. (Untuk Rail Clinic) Kami tidak ada penugasan khusus lebaran, ya, kami nanti standby saja, untuk lebaran ini kita fokus ke pelayanan penumpang aja," ungkap Dadan.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved