Breaking News:

Sepak Terjang AKBP Rantau, Pernah Lumpuhkan Begal Bersenjata Api dengan Cara Ini

Namun rupanya para pelaku yang terindikasi juga dipersenjatai senjata api tersebut telah bergerak menuju Kikim Timur.

ISTIMEWA
Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Rantau Isnur Eka 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - AKBP Rantau Isnur Eka yang kini menjabat sebagai Wakaporesta Bogor Kota pernah melakukan penangkapan terhadap komplotan pencuri sadis yang sering beraksi menggunakan kekerasan.

Peristiwa tersebut terjadi sebelum dirinya dipindah tugaskan di wilayah hukum Polresta Bogor Kota.

Saat itu beberapa hari sebelum pindah tugas, Jumat (17/3/2017) sekitar pukul 23.00, AKB Rantau yang bertugas sebagai Kapolres Lahat itu ikut dalam aksi menangkap komplotan pelaku kejahatan pencurian dengan kekerasan  lintas daerah.

Menurut keterangan AKBP Rantau, aksi penangkapan tersebut dilakukan saat Ia bersama tujuh anggotanya pulang bertakjiah dari rumah ibunda Ketua DPRD Lahat di Desa Bunga Mas Kecamatan Kikim Timur.

Namun, dalam perjalanan, tiba-tiba ia mendapat laporan.

“Ada kabar dari HT ada pelaku curas yang sudah TO Polres Musi Rawas, melarikan diri dengan masuk ke wilayah Lahat, ada laporan itu dan ada ciri-ciri mobil yang digunakan pelaku untuk kabur, saya langsung memerintah seluruh jajaran polsek untuk melakukan razia terhadap mobil yang dicurigai tersebut,” katanya, Rabu (2/5/2018).

Baca: Tips Olahraga Di Bulan Puasa Dari Wakapolresta Bogor Kota, Dilakukan Usai Sahur dan Jelang Magrib

Setelah itu tampak sebuah mobil yang terindikasi dicurigai milik pelaku diketahui berada di sebuah kafe remang-remang pinggir jalan yang berada di wilayah Kikim Barat.

Namun rupanya para pelaku yang terindikasi juga dipersenjatai senjata api tersebut telah bergerak menuju Kikim Timur.

“Pas tau itu, saya lagi sama tujuh orang anggota saya yang menggunakan dua unit mobil langsung mengambil kesimpulan untuk memberhentikan dan menghadangnya di tengah jalan, jadi kita atur mobil pertama di sebelah kiri dibuat barikade atau perintang agar mobil pelaku tidak bisa lewat dan terkunci,” katanya.

Menurut Rantau, kondisi tersebut tidak membuat para pelaku untuk menyerah.

“Karena itu, kita pun akhirnya mengeluarkan tembakan yang kedua kali, saat itulah pelaku menghentikan laju kendaraannya dan kemudian semua tiarap ke tanah langsung kita amankan ke Polsek terdekat di Kikim Tengah,” ungkapnya.

Rantau menjelaskan hasilnya, tiga orang pelaku serta seorang perempuan dan seorang anak kecil yang saat itu berada di mobil Innova hitam profit BG 7164 XX serta dipersenjatai senjata api rakitan (senpira) akhirnya pun berhasil dilumpuhkan dan diamankan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved