Breaking News:

Jarang Keluar Rumah, Keluarga yang Minum Air Comberan Tinggal di Tempat Tersembunyi

Djamal meneruskan, hanya sering melihat anak-anaknya yang kerap bermain di tanah merah tempat pembangunan Tol Kunciran-Parigi.

WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Arsad dan Yulianti serta enam anaknya, di Kecamatan Pinang, Tangerang, Rabu (2/5/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Muhammad Aras Arifin (45) warga Kelurahan Kunciran, Tangerang yang tinggal di gubuk dan minum air comberan dikenal jarang keluar pekarangan halaman rumahnya.

Aras tinggal di sebuah gubuk sederhana ditengah padatnya Tangerang tanpa aliran listrik dan sempat meminum comberan lantaran tidak tersedia sumber air bersih.

Djamal seorang pedagang es kelapa dekat gubuk Aras mengatakan, dirinya jarang melihat ayah enam anak itu keluar wilayah pekarangan rumahnya.

"Itu mah udah kayak dikandangin aja, ini aja udah deket dari gerbangnya tapi nggak keliatan kan bang gubuknya? Itu saking ditutupin sama pohon-pohon. Nggak keliatan, apa lagi keluar pekarangan," ujar Djamal seorang pedagang es kelapa muda dekat gubuk milik Aras di Tangerang, Senin (7/5/2018).

Baca: Kakak Nia Ramadhani Nikahi Karyawan NET TV, Ini Potret Pernikahannya, Simpel Nan Elegan!

Dari pantauan TribunJakarta.com di lokasi, gubuk milik Aras memang tidak terlihat tertutup oleh pepohonan dan rindangnya tanaman disekitar.

Djamal meneruskan, hanya sering melihat anak-anaknya yang kerap bermain di tanah merah tempat pembangunan Tol Kunciran-Parigi.

"Itu juga pasti disitu terus gak pernah lebih dari sana, kayak dipagerin aja sama yang gak kelihatan," ujarnya.

Deddy, seorang warga yang sedang menjaga warungnya, menjelaskan bahwa sering terdengar suara seperti mencangkul tanah.

"Itu pasti tiap malam aktifitasnya, siang kayaknya jarang banget kelihatan. Itu pun kalau nampak juga pasti barengan sama anak-anaknya," kata Deddy.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved