Pencetak Spanduk Prabowo Ternyata Perempuan, Nasibnya Sekarang Jadi Begini

Spanduk tersebut dianggap kesalahan pihak pembuat spanduk, yang sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Partai Gerindra.

Editor: Ardhi Sanjaya
Twitter
Spanduk Prabowo di Bojonegoro salah cetak 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Partai Gerindra Jawa Timur membantah jika spanduk salah tulis di Bojonegoro dibuat oleh panitia penyelenggara.

Spanduk tersebut dianggap kesalahan pihak pembuat spanduk, yang sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Partai Gerindra.

"Pembuat dan pencetak spanduk sudah meminta maaf kepada Gerindra," kata Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad, dikonfirmasi Senin (7/5/2018).

Permintaan maaf pembuat spanduk dibuat tertulis dalam sebuah surat, lengkap dengan materai.

Surat tersebut dibuat hari ini.

Surat tersebut ditujukan pada lima pihak.

Selain kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, juga kepada jajaran pengurus DPP, PDD Jatim, dan DPC Bojonegoro.

Kemudian pada kader dan simpatisan partai serta media massa peliput acara tempat spanduk salah cetak itu dipasang, yakni di Gedung Olah Raga Dabonsia, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Sabtu (5/5/2018).

Dalam surat tersebut disebutkan, pembuat spanduk mengaku keliru menulis spanduk yang harusnya "Bergeraklah Merebut Kemenangan", menjadi "Bergeraklah Merebut Kenangan".

Pencetak spanduk di surat itu bernama Rini Kustia, pemilik percetakan Victory Printing yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat Bojonegoro.

Foto spanduk salah tulis itu menjadi viral di media sosial karena dipasang saat acara yang menghadirkan Prabowo Subianto di Bojonegoro akhir pekan lalu.

Dalam safari politiknya di Kabupaten Bojonegoro, Prabowo berkampanye untuk kemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bojonegoro, Basuki-Puji Dewanto.

Sumber berita klik disini : Gerindra: Pencetak Spanduk Salah Tulis Minta Maaf

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved