Erupsi Gunung Merapi
Merinding ! Lagi Asyik Masak, Pendaki Ini Saksikan Langsung Gunung Merapi Meletus di Belakangnya
"Seperti pernah mimpi / dejavu naik gunung meletus sampai abu2ny kena badan di sepanjang perjalanan. Detik2 kawah panas awan Merapi 10-11 Mei 2018."
Penulis: Yuyun Hikmatul Uyun | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gunung Merapi kembali erupsi pagi ini, Jumat (11/5/2018), pukul 7.40 WIB.
Erupsi ini sontak menimbulkan kegemparan warga sekitar.
Seperti yang diketahui, erupsi tersebut juga disertai dengan durasi kegempaan tiap 5 menit.
Ketinggian kolom erupsi mencapai 5500 m di atas puncak.
Erupsi berlangsung satu kali dan tidak diikuti erupsi susulan.
Baca: Tak Hanya Sule, Artis Ibnu Jamil Digugat Cerai Sang Istri, Padahal Sudah 12 Tahun Menikah Lho
Namun pendaki yang satu ini berhasil menggambarkan kengerian erupsi secara lebih dekat.
Ya. Pasalnya ia tengah mendaki bersama temannya yang lain.
Video ini diunggah @shopanpangestu satu jam yang lalu.
"Seperti pernah mimpi / dejavu naik gunung meletus sampai abu2ny kena badan di sepanjang perjalanan.
Detik2 kawah panas awan Merapi 10-11 Mei 2018," tulis Shopan.
Di video ini, ia awalnya tak berniat mengabadikan detik-detik erupsi Gunung Merapi.
Baca: Ini Penusuk Bripka Marhum Prencje yang Ditembak Mati, Ternyata Seorang Mahasiswa
Ia dan teman-temannya yang lain tengah asik memasak sayuran.
Seorang pria yang memakai topi hitam ini sedang menaburkan bumbu penyedap ke masakannya.
"Sikit-sikit yo. Ojo akeh-akeh, keakehan micin (Dikit-dikit ya. jangan banyak-banyak, ini kebanyakan micin nih)," ujar salah seorang pria.
Ia pun mengedarkan rekaman videonya ke area di sekitarnya. Tenda kecil kuning pun terlihat.
Terlihat juga ia sedang bersama banyak teman saat bersantai.
"Wah tak ada gizinya nih," ujar pria yang lain.
Terdengar suara tawa cekikikan dari beberapa temannya yang lain.
Baca: Tak Hanya Sule, Artis Ibnu Jamil Digugat Cerai Sang Istri, Padahal Sudah 12 Tahun Menikah Lho
Ketika sedang tertawa, tiba-tiba salah seorang temannya berkata "erupsi."
Sontak para pendaki ini panik tak langsung memakan masakannya, dan berusaha menyelamatkan diri.
Ia bersama temannya yang lain langsung berpindah tempat.
"Cepat, cepat." "Berlindung, berlindung sini."
Ia dan teman-teman yang lain memilih berlindung dan bersembunyi di balik batu besar yang cukup menutupi tubuhnya.
Terlihat kumpulan asap semakin membumbung tinggi. Asap pun terlihat begitu tebal dan pekat.
Berkali-kali mereka mengucapkan asma allah.
"Ya Allah, Astaghfirullah, astaghfirullah," pekiknya dan teman-teman yang lain.
Dilihat dari lokasi video, mereka berada di ketinggian 2.968 mdpl.
Baca: 7 Rumahnya Ludes Dilalap Api, Korban Kebakaran di Bogor Ngungsi Dirumah Saudara
Di video kedua, mereka tak lagi bersembunyi. Mereka langsung evakuasi diri dan turun dari gunung.
"Ayo, packing, packing," teriak seseorang berbaju hitam memberikan instruksi kepada rombongan.
"Di depan mata saya..erupsi merapi," suara Sophan terlihat terengah-engah.
"Turunn...lewat kanan, lewat kanan," teriak beberapa temannya yang lain mengingatkan temannya yang tengah berada di puncak.
Ada juga yang memberikan tanda tepukan tangan agar temannya mendengar perintah untuk turun.
Rupanya ia tak sendiri. Beberapa rombongan yang lain terlihat sedang berjalan turun gunung sambil membawa perlengkapan mendaki.
Baca: Polisi yang Tewas di Mako Brimob Bertambah Satu, Ini Kronologi Hingga Curhatan Sedih Sang Anak
Unggahan ini pun menuai berbagai komentar. Rata-rata menanyakan keadaan para pendaki yang berada di sana.
alendlendra: Semoga semua pendaki turun dgn selamat dan gpp ya allah Baru gw kmrin dr sana
yayangebm15: Keadaannya kalian smua skrg gmna mas ? Pada baik² semua kan ? Saya di daerah lippo jogja kena ujan abu aja udah nangis ini
caeciliaega: Gimana kak kabarnya?? Sehat kan?? Udah sampai mana perjalanan turunnya?? Pelan-pelan aja kak.. Semoga selalu dilindungi Tuhan kak..
Sang pengunggah video menjawab:
shopanpangestu: Alhamdulillah tim kami semua turun dengan selamat.