Breaking News:

Bom Di Surabaya, Ketua MUI Kabupaten Bogor Imbau Pemilik Kontrakan Tak Terima Orang Sembarangan

Mukri Aji sangat menyayangkan teror bom yang terjadidi sejumlah titik di Surabaya

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Mukri Aji 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Mukri Aji mengungkapkan keprihatinan atas terjadinya insiden teror bom di Surabaya.

Mukri Aji sangat menyayangkan teror bom yang terjadidi sejumlah titik di Surabaya diantaranya dilakukan pelaku yang merupakan satu keluarga.

"Ayah itu seharusnya sebagai penanggung jawab keluarga, pelindung, jangan mengatasnamakan islam dalam melakukan suatu tindakan anarkis," ujar Mukri Aji, Senin (14/5/2018) di Pendopo Bupati Bogor.

Melihat kejadian teror tersebut, Mukri pun mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersinergi dengan apsrat kepolisian maupun ulama untuk menjaga kondusifitas Kabupaten Bogor.

Ia bahkan mengimbau kepada masyarakat yang memiliki usaha kontrakan agar jangan sembarangan menerima orang yang ingin mengontrak.

Kemudian juga dirinya mengimbau kepada para pengurus pondok pesantren agar selektif dalam melakukan perekrutan guru atau pun ustad.

"Jangan asal terima orang yang ingin mengontrak atau ngekos, dilihat dulu dan setiap pondok pesantren juga dalam menerima ustad, lihat dulu latar belakangnya, bisa lihat sekolahnya dulu di mana, keluarganya, dan lain-lain," ucapnya.

Ia pun berharap kejadian teror bom tersebut ke depannya tidak terulang kembali.

"Dengan kebersamaan, bergandeng tangan Insya Allah jadi kesatuan yang akan menjadi pelindung dari segala tindakan yang mengarah kepada provokasi, yang menyesatkan dan lain sebagainya," tukasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved