Surabaya Diteror Bom

Kisah Suami Istri Pengebom Gereja Surabaya, Sempat Tak Direstui Menikah Hingga Punya Rumah Mewah

Polri sudah langsung mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri di sejumlah gereja di Kota Surabaya adalah Dita Oepriarto dan keluarga.

Kisah Suami Istri Pengebom Gereja Surabaya, Sempat Tak Direstui Menikah Hingga Punya Rumah Mewah
tribun bogor
kolase 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Polri sudah langsung mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri di sejumlah gereja di Kota Surabaya adalah Dita Oepriarto.

Bapak ini menyertakan istri dan empat anaknya untuk melalukan bom bunuh diri.

Keenam pelaku itu tewas dengan tubuh hancur. Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada media menyampakan bahwa pelaku adalah anggota jemaah JAD. Kelompok ini tidak lain adalah sel jaringan ISIS.

"Dita adalah Ketua JAD (jaringan Ansarut Daulah) Surabaya. Jaringan ini kaitannya dengan JAT (Jaringan Ansarut Tauhid). Keduanya terkait dengan ISIS," kata Tito.

Pimpinan mereka adalah Abdurahman yang yang saat ini ditahan di Mako Brimob. Jaringan mereka adalah terkait dengan jaringan teroris ISIS.

Selain itu, dari penyelidikan yang dilakukan, terungkap pelaku selain Dita yakni sang istri, Puji Kuswati dan empat anaknya.

Informasi terbaru, mereka tercatat sebagai warga Rungkut Wonorejo, Surabaya.

Baca: Cerita Adik Kelas Soal Gelagat Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya 25 Tahun Lalu : Akhirnya Terjadi

Berdasarkan informasi yang dibeberkan kepolisian, dua anak lelaki Dita yang yang beraksi di Gereja Santa Maria Tak Bercela, diketahui masing-masing berumur 18 tahun dan 16 tahun.

Meski keduanya kini telah tewas, namun kisah kekejian keluarga ini tentunya masih menyisakan luka di hati masyarakat.

Sosok Dita dan Puji, pasangan suami istri itu tentunya membuat publik penasaran.

Halaman
1234
Penulis: khairunnisa
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved