Surabaya Diteror Bom

Cerita Dokter Jaga yang Tangani Korban Bom Gereja, Warganet Salut dengan Warga Surabaya

Kini muncul cerita membanggakan dari seorang dokter jaga di rumah sakit yang menangani korban bom di tiga gereja Surabaya.

Cerita Dokter Jaga yang Tangani Korban Bom Gereja, Warganet Salut dengan Warga Surabaya
Instagram/Twitter

Pemilik akun Sitha Maharani menulis kisah itu dalam bahasa Inggris.

Ia menceritakan mulai dari awal berangkat ke tempat kerja.

Baca: Baru Dilamar Kekasih, Martha Tewas Saat Sibuk Tolong Korban Ledakan Pertama Di Gereja Surabaya

Baru 15 menit menjalani tugas, lampu code brown (kode di rumah sakit) menyala.

"Kami segera dikirim ke ER (emergency room). Saya tidak percaya ketika mereka mengatakan adanya bom," tulisnya.

Rasa tak percaya menyelimuti Sitha karena Surabaya selama ini dikenal sebagai kota yang damai.

Ia menjelaskan ada empat orang pasie yang masuk ke ER.

Kondisi seluruhnya sebagai prioritas penanganan.

Terlebih dua dari empat orang masuk merupakan anak-anak.

"Seorang anak menderita rasa sakit yang ekstrim dan nampak matanya terluka. seorang anak memiliki banyak luka minor. seorang pria mengalami patah kaki dan luka berat di tangan," jelas Sitha.

Sembari memberi pertolongan, Sitha berhasil mengorek sedikit cerita dari salah satu pasien.

Halaman
123
Penulis: Ardhi Sanjaya
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved