Masih Jualan Miras di Bulan Puasa, Pemilik Warung Kelontong Dibawa Ke Kantor Polisi

Ada 22 mimuman keras merk Topi Miring, dan Intisari, itu dijual di warung biasa, merka menjual sembunyi-sembunyi,

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
anggota Polsek Bogor Tengah menyita miras yang dijual di warung kelontong 

Laporan Wartwan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Petugas Polsek Bogor Tengah menyita puluhan miras dari dari pemilik warung yang menjual minuman keras tanpa izin.

Pada opearasi yang dilakukan wilayah hukum Polresta Bogor Kota, petugas kepolisian mengamankan minuman keras tersebu dari warung yang berada dinkawasan Jalan Tangkubanperahu Kelurahan Babakan dan Jalan Lawang Saketeng Kelurahan Gudang.

Kapolsek Bogor Tengah Kompol Syaifudin Gayo menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menciptakan kondusifitas dan menjaga kesucian di bulan Ramadhan.

Baca: Kata-Kata Terakhir Putri Diana Sebelum Meninggal Hingga Isu Tengah Hamil Anak Dodi Al Fayed

Dari para pedagang itu ada 22 botol besar minuman keras yang disita.

"Ada 22 mimuman keras merk Topi Miring, dan Intisari, itu dijual di warung biasa, merka menjual sembunyi-sembunyi," katanya Jumat (25/5/2018).

Akibatnya kedua pemilik warung pun dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Baca: Baru 15 Menit Menikah, Wanita Ini Sudah Jadi Janda ! Padahal Maharnya Sampai Ratusan Juta

"Pemiliknya dan barang bukti kita bawa ke kantor polisi dan kita peringatkan agar tidak menjual miras tanpa izin lagi,"katanya.

Gayo menegaskan pihaknya akan terus melakukan operasi untuk terus merazia penjual miras tak berizin.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved