Bukan Tersangka, Remaja 16 Tahun Penghina Jokowi Ditetapkan Sebagai Ini

"Namanya saksi sebagai pelaku atau anak yang berhadapan dengan hukum, bukan tersangka," ujar Argo, saat dihubungi, Jumat (25/5/2018).

Bukan Tersangka, Remaja 16 Tahun Penghina Jokowi Ditetapkan Sebagai Ini
Warta Kota
remaja pelaku pembuat video menghina Jokowi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penghina Presiden Joko Widodo, RJ alias S (16) tidak dapat dikatakan sebagai tersangka.

"Namanya saksi sebagai pelaku atau anak yang berhadapan dengan hukum, bukan tersangka," ujar Argo, saat dihubungi, Jumat (25/5/2018).

Argo mengatakan, ketentuan itu tercantum di dalam Pasal 1 Ayat 2 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012.

Dalam pasal tersebut disebutkan, anak yang berhadapan dengan hukum adalah anak yang berkonflik dengan hukum, anak yang menjadi korban tindak pidana, dan anak yang menjadi saksi tindak pidana.

Baca: Unggah Foto Ini, Lucinta Luna Diprotes Jangan Asal Comot Dong, Netter Malah Beri Pembelaan Begini

Argo mengatakan, berdasarkan UU tersebut, pihaknya juga tidak melakukan penahanan terhadap RJ.

Namun, ditempatkan di Panti Sosial Marsudi Putra Handayani, Bambu Apus, Cipayung, Jalarta Timur.

Argo menyebut penempatan tersebut berbeda dengan penahanan.

Baca: Ketangguhan Pasukan Marinir RI Meski Sedang Puasa, Gemparkan Ajang Latihan Perang Tingkat Dunia

Ia menjelaskan alasan polisi tidak melakukan penahanan terhadap RJ.

"Kalau mengacu Pasal 32 Ayat 2 (Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012) tentang sistem Peradilan Pidana Anak, didasari oleh itu, dinyatakan penahanan terhadap anak hanya dapat dilakukan kalau anak itu berumur 14 tahun atau lebih, itu yang pertama. Yang kedua adalah anak tersebut mendapat ancaman pidana 7 tahun," ujar Argo.

Baca: TERPOPULER, Mimpi Ibu Soal Sandal Anaknya Hingga Motif Pelaku Tega Bunuh Gadis Kecil di Dalam Karung

Argo menjelaskan, dalam kasus ini, usia RJ memang di atas 14 tahun.

Namun, ancaman pidana untuk dia tidak sampai 7 tahun.

"Kemudian juga yang bersangkutan kami kenakan Pasal 27 Ayat 4 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2006 tentang UU ITE, ancamannya 6 tahun (penjara)," kata Argo.

"Jadi saya sampaikan, kasus tetap kami proses dan anak ditempatkan di tempat anak yang berhadapan dengan hukum di daerah Cipayung itu," tambahnya.

Baca: Dulu Dikenal Nakal, Inilah 8 Perbuatan Pangeran Harry yang Sempat Bikin Malu Kerajaan Inggris

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Remaja Penghina Jokowi Ditetapkan "Anak yang Berhadapan dengan Hukum", Bukan Tersangka", 

Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved