E KTP Berserakan di Jalan
E-KTP Yang Tercecer Di Jalan Ternyata Cetakan Tahun 2013, Tak Hanya Dari Sumatera Saja
Lebih lanjut ia menjelaskan, belum diketahui secara pasti jumlah KTP-el yang tercecer di pinggir jalan itu.
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KEMANG - Ribuan KTP-el yang tercecer di Jalan Raya Salabenda, Desa Parakanjaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor ternyata memang KTP el yang rusak.
Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh pun membenarkan hal itu saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.
Zudan berujar bahwa KTP-el tersebut merupakan KTP-el cetakan tahun 2013. Saat itu pencetakkan KTP-el hanya dilakukan di pusat saja.
Baca: Dibongkar Hotman Paris, Tukul Arwana Akhirnya Buka-bukaan Soal Hubungannya dengan Meggy
"Itu KTP invalid, dan sebetulnya bukan hanya dari Sumatera Selatan saja, mungkin KTP-el daerah lain juga ada ikut tercecer," ucapnya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Minggu (26/5/2018).
Ia melanjutkan bahwa KTP-el tersebut diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu untuk dibawa ke gudang penyimpanan Kemendagri di Semplak.
"Jadi itu kan rusak disimpannya di gudang, tapi karena yang di Pasar Minggu itu penuh kemudian dipindakan ke gudang di Semplak," terangnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, belum diketahui secara pasti jumlah KTP-el yang tercecer di pinggir jalan itu.
Baca: Bangga Rebut Pak Kades dari Istri Sah, Wanita Ini Malah Ngaku Hamil Saat Diminta Jauhi Suaminya
"Jumlahnya kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya," ucapnya.
Zudan menambahkan, persoalan KTP-el yang tercecer tersebut sedang dalam penanganan Polres Bogor.
"Saat ini permasalahan ditangani Polres Bogor dan rencananya pagi ini beberapa staf yang mengawal barang tersebut dan sopir akan diminta keterangan," pungkasnya.