Penangkapan Terduga Teroris

Warga Pernah Lihat Ada Bendera Bertuliskan Huruf Arab Terpasang Dirumah Terduga Teroris

Aksi penggeledahan di rumah Gi baru dilakukan sore dan tak begitu mengundang perhatian.

Warga Pernah Lihat Ada Bendera Bertuliskan Huruf Arab Terpasang Dirumah Terduga Teroris
tribunjabar/isep heri
Penggeledahan rumah terduga teroris di Tasikmalaya 

Penggeledahan kedua di rumah Ed mengundang perhatian warga.

Mereka berkerumun di sekitar rumah Ed namun tak bisa terlalu dekat karena sudah dipasangi police line.

Warga menyebut, bapak dan anak yang menggeluti usaha pembuatan pagar, kanopi, dan teralis ini biasa bergaul.

"Dari kesehariannya, kami tidak percaya kalau Gi ini terkait dengan terorisme apalagi ayahnya, Pak Ed, cukup depat dengan kami," kata Dede Badrudin, Ketua RW setempat.

Namun warga lainnya mengungkapkan, Gi pernah memasang bendera di depan rumahnya beberapa tahun lalu.

Bendera tersebut bertuliskan huruf arab mirip bendera ISIS.

"Kami tidak tahu aslinya itu bendera apa. Pernah dipasang cukup lama namun setelah gerakan ISIS muncul tidak pernah dipasang lagi. Tahu-tahu sekarang ada penggeledahan," kata seorang warga.

Saat penggeledahan di rumah Ed, ibu-ibu mengaku terkejut dan gemetaran melihat banyak polisi memegang senjata laras panjang.

"Badan saya sampai gemetaran begini. Baru kali ini melihat keadaan seperti ini. Banyak polisi membawa senjata panjang," kata Ida (43).

Sementara, pagi sebelumnya warga melihat ada sejumlah orang ke rumah Ed untuk menemui Gi. Setelah itu pergi dan sejak itu Gi tak kelihatan hingga sore.

"Katanya Gi dibawa petugas itu. Saya tidak tahu persisnya," ujar Dede. Menjelang magrib Tim menggeledah rumah Di di di Jalan Sangkali Gang Ma Teja.

Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved