Ini Tanggapan Kasatlantas Polresta Bogor Kota Terkait Video Viral Ibu-ibu Mengamuk Saat di Tilang

dibulan ramadhan polisi cenderung memberi teguran ketimbang menindak terkecuali jika pelanggaran yang dilakukan sudah fatal.

Ini Tanggapan Kasatlantas Polresta Bogor Kota Terkait Video Viral Ibu-ibu Mengamuk Saat di Tilang
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Bramastyo Priadji 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Beredar sebuah video seorang wanita membentak polisi saat ditilang, seperti yang diberitakan sebelumnya, akun Facebook milik Eris Riswandi mengunggah video tersebut yang didapat dari boardcast WA diduga terjadi di Bogor, kemarin (31/5/2018).

Menanggapi hal itu Kasat Lantas Polreta Bogor Kota, Kompol Bramastyo Priaji mengatakan bahwa
dirinya akan mengkroscek terlebih dulu kebenaran video tersebut.

"Sebentar saya kroscek dulu kang," katanya kepada TribunnewsBogor.com saat dikonfirmasi, Jum'at (1/6/2018).

Dikatakannya lagi bahwa kepolisian hanya bisa menindak pelaku yang melanggar lalu lintas karena itu merupakan tanggungjawab kepolisian.

"Kalau saya secara umum semua yang melanggar pasti ada sanksinya masalah menerima atau tidak itu kan ranahnya pengadilan kalau polisi hanya bisa menindak, jaksa menuntut, tapi yang memutuskan salah atau tidak adalah pengadilan," ujarnya.

Terlepas dari itu dirinya tidak mempermasalahkan video tersebut karena itu sudah menjadi resiko seorang polisi dalam memperingatkan orang yang salah.

Baca: Video Viral Ibu-Ibu Mengamuk Saat Ditilang di Tol BORR Bogor, Sempat Ucapkan Kata Kasar

"Jadi kita gak memperpanjang juga biarin aja, kalaupun ada pihak yang tidak suka dengan kegiatan kepolisian seperti itu, ya memang resikonya polisi," ungkapnya.

"Kalau orang yang ditindak pasti gak suka dong, mana ada orang yang suka kalau ditindak," imbuhnya.

Diakuinya bahwa dibulan ramadhan polisi cenderung memberi teguran ketimbang menindak terkecuali jika pelanggaran yang dilakukan sudah fatal.

"Kalau udah fatal seperti nerobos lampu merah tidak memakai helm dua duanya, mau gak mau kita tilang, kalau ringan kita lebih banyak menegur sih di bulan ramadhan," tukasnya

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar setiap individu harus membuat dirinya disiplin.

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved