Penanganan Longsor di Puncak Pass Tak Kunjung Selesai, Ini Kendala yang Dihadapi

Selain itu, kondisi jalan yang kerap ramai saat hari akhir pekan atau hari libur pun, menurutnya menjadi kendala lainnya.

Penanganan Longsor di Puncak Pass Tak Kunjung Selesai, Ini Kendala yang Dihadapi
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Penanganan longsor di Jalur Puncak Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIPANAS - Penanganan longsor Puncak Pass oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak 28 Maret 2018 lalu hingga sekarang masih belum juga rampung karena cukup memakan waktu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Kementrian PUPR, Elsa Putra Priandi mengatakan bahwa selama penanganan longsor, pihaknya dihadapkan sejumlah kendala.

Mulai dari cuaca hingga akses jalan menuju titik lokasi penanganan longsor.

"Kendalanya cuaca, hujan, soalnya kita bekerja dengan tanah, kita khawatir kan gak bisa sembarangan ngebor, cuaca hujan biasanya kita hentikan, takut longsor," ujar Priandi kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (31/5/2018).

Selain itu, kondisi jalan yang kerap ramai saat hari akhir pekan atau hari libur pun, menurutnya menjadi kendala lainnya.

Seperti pengiriman material beton yang diatur dalam waktu tertentu namun malah terhambat di perjalanan.

"Terus hari libur kan biasanya material ke atas susah, di Puncak itu kan kita cuma bisa Senin sampai Jumat, kan macet gak bisa naik, beton kan punya waktu setting, tapi ini kita tetap koordinasi dengan kepolisian kalau lalu lintas gak terlalu padat, polisi biasanya mengijinkan," katanya.

Sementara pelebaran jalan, kata dia ditargetkan selesai H-10 Lebaran 2018.

Sedangkan pemasangan borpile untuk penguatan serta kestabilan tebing tanah masih berlanjut dilakukan hingga pasca lebaran nanti.

"Karena lalu lintasnya sendiri jalan terus kan, gak mungkin disetop. Kami himbau hati-hati aja, di sini kita atur traffic-nya, ya mengikuti pengaturan kami lah, jangan serobot-serobot, sabar," ungkap Priandi.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved