Usai Marah-Marah Karena Merasa Terganggu, Bule Ini Akhirnya Minta Maaf ke Ustaz
Frank menyadari akan kesalahannya karena telah emosi dan mengeluarkan perkataan yang tidak sepatutnya diucapkan.
Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAMPEA - Seorang Warga Negara Asing atau bule mendatangi rumah pria yang diduga adalah ustaz di daerah Ciampea, Bogor, Jawa Barat.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Frank (62) seorang bule yang bahasa Indonesianya tidak lancar itu datang sambil marah-marah.
Diketahui dalam video yang tersebar, awalnya bule tersebut bertanya kenapa di masjid selalu ada karaoke.
Baca: Rosalia Dikabarkan Hamil 3 Bulan Saat Dibunuh, Berencana Menikah Dengan Keponakan Pendeta Henderson
Seorang wanita yang bersama ustaz itu kemudian menjelaskan suara tersebut bukanlah sebuah karaoke melainkan salawat nabi.
Menanggapi hal itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Ciampea memanggil kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara musyawarah dan mufakat.
"Kita panggil keduanya agar masyarakat lingkungan tidak bertindak reaktif selanjutnya menghubungi tokoh masyarakat sekitar diantaranya MUI Desa Ciampea," kata Kompol Adi Fauzi, Minggu (3/6/2018).
Diceritakannya bahwa ada kesalahpahaman antara warga yang melaksanakan acara tadarus di Mushola Nurul Jadid.
Baca: Istri Pendeta Henderson Selalu Menangis dan Malu Keluar Rumah, Sering Pukul Dadanya Sendiri
"Tadarus itu diisi ustadz Ade Syafei, kebetulan rumah bule itu dekat dengan musala itu karena merasa terganggu akhirnya menegur Adi, keduanya sempat cekcok mulut, kejadiannya hari Sabtu kemarin," paparnya.
Dalam mediasi itu sambungnya, Frank menyadari akan kesalahannya karena telah emosi dan mengeluarkan perkataan yang tidak sepatutnya diucapkan.
"Iya sebenarnya dia tidak tahu bahwa kegiatan itu adalah kegiatan umat muslim,"
"Sudah selesai, Mr Frank memohon maaf kepada Ustadz Ade Syafei dan warga sekitar atas perbuatannya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi," imbuhnya