Komnas HAM Minta Kewenangan Diperkuat, Jusuf Kalla: 'Nanti Orang Pada Bingung'

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kewenangan Komnas HAM hanya sebatas melaporkan kepada aparat penegak hukum

Komnas HAM Minta Kewenangan Diperkuat, Jusuf Kalla: 'Nanti Orang Pada Bingung'
Istimewa
Jusuf Kalla 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) berharap kewenangannya diperkuat melalui peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu), untuk menyelesaikan pelanggaran HAM berat pada masa lalu.

Menanggapi hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kewenangan Komnas HAM hanya sebatas melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila terdapat pelanggaran HAM.

"Komnas HAM itu melaporkan apabila ada hal-hal itu (pelanggaran HAM), dan diselesaikan dengan sistem pengadilan kita," ujar JK, ditemui di Istana Wakil Presiden, Selasa (5/6/2018).

Sampai saat ini, dia menegaskan, kewenangan Komnas HAM sebatas perbantuan mengusut kasus menyangkut pelanggaran HAM. Sedangkan upaya penyelesaian pelanggaran mengikuti sistem peradilan yang ada.

"Iya, menyangkut penyidikan, melaporkan kepada aparat hukum lainnya apabila terjadi pelanggaran HAM. Kan begitu polanya," katanya.

Apabila Komnas HAM diberikan kewenangan lebih, maka JK mengaku peradilan di Indonesia bakal bertambah banyak, selain Pengadilan Negeri, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, dan Pengadilan Tata Usaha Negara.

"Wah, itu kalau Komnas HAM sudah diberikan kewenangan penuntutan, itu sudah menjadi jaksa dan hakim. Kalau begitu kan terlalu banyak pengadilan nanti, ada Pengadilan Tipikor, ada PN, ada PTUN, mau ada pengadilan HAM lagi? Nanti orang pada bingung semuanya," papar JK.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Komnas HAM Minta Kewenangan Diperkuat, Jusuf Kalla: Terlalu Banyak Pengadilan Nanti, http://wartakota.tribunnews.com/2018/06/06/komnas-ham-minta-kewenangan-diperkuat-jusuf-kalla-terlalu-banyak-pengadilan-nanti.
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved