Putin Bahas Pertukaran Tahanan dengan Presiden Ukraina Lewat Telepon

Kedua pemimpin negara menjalin komunikasi via telepon jelang pertemuan antara menteri luar negeri

Putin Bahas Pertukaran Tahanan dengan Presiden Ukraina Lewat Telepon
Alexey Druzhinin / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin tengah menelpon saat berada di kediamannya di Novo-Ogarevo, Moskwa.(Alexey Druzhinin / AFP) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemimpin Rusia Vladimir Putin telah menjalin komunikasi dengan Presiden Ukraina Petro Poroshenko, pada Sabtu (9/6/2018) dan membahas kemungkinan dilakukannya pertukaran tahanan antara kedua negara.

Kedua pemimpin negara menjalin komunikasi via telepon jelang pertemuan antara menteri luar negeri yang dijadwalkan digelar Senin (11/6/2018) pekan depan, di Berlin.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari Jerman dan Perancis.

Wacana pertukaran tahanan ini membuka harapan salah satunya bagi sutradara film asal Ukraina, Oleg Sentsov, yang dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan tindakan terorisme di perbatasan utara Rusia.

"Perhatian khusus diberikan pada masalah kemanusiaan termasuk pertukaran para tahanan oleh kedua belah pihak," kata pernyataan yang disampaikan Kremlin menyusul percakapan telepon yang jarang terjadi antara kedua pemimpin.

Ditambahkan dalam pernyataan tersebut, Putin juga menekankan pada pembebasan seorang jurnalis Rusia yang ditahan Ukraina.

Sebaliknya, Poroshenko meminta agar Sentsov, yang juga melancarkan aksi mogok makan di penjara sejak 14 Mei lalu, untuk dibebaskan sesegera mungkin.

"Kepala negara Ukraina menarik perhatian pada aksi mogok makan oleh tahanan Ukraina di penjara Rusia dan menyatakan prihatin atas kondisi kesehatan mereka yang memburuk," kata pernyataan kantor kepresidenan Ukraina.

Kiev menyatakan siap membebaskan 23 warga Rusia yang ditahan atas tuduhan menjalankan kegiatan mata-mata di Ukraina.

Sementara diperkirakan, Moskwa saat ini menahan sekitar 70 warga Ukraina sebagai tahanan politik.

Pembicaraan antara menteri luar negeri kedua negara di Berlin pekan depan bertujuan untuk menghidupkan kembali proses perdamaian di Ukraina timur.

Selama empat tahun sejak berlangsungnya konflik antara Ukraina dengan Rusia pada 2014, telah menewaskan lebih dari 10.000 jiwa.

Sumber berita klik disini : Lewat Telepon, Putin Bahas Pertukaran Tahanan dengan Presiden Ukraina

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved