Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada H+4 Lebaran

Pada KM 46 juga terdapat bottleneck atau penyempitan ruas yang potensinya dapat menggangu arus lalu lintas.

Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada H+4 Lebaran
Tribunnews.com/Yanuar
Gerbang tol Cikarut, Rabu (13/6/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Jasa Marga memprediksi puncak arus balik lebaran akan terjadi pada H+4 lebaran atau Rabu 20 juni 2018 mendatang. Volume kendaraan diperkirakan sebanyak 110.500 atau meningkat 24 persen dari kondisi normal.

"Peningkatan itu disebabkan karena pada H+4 itu sudah banyak warga yang keesokan harinya atau lusanya sudah mulai aktif bekerja," kata Humas Jasa Marga Cabang tol Jakarta Cikampek Irwansyah, Senin (18/6/2018).

Pihaknya mencatat, pada Minggu, 17 juni 2018 kemarin, kendara yang melintas di GT Cikarang Utama menuju Jakarta sebanyak 90.447 kendaraan.

"Sejauh ini masih terlihat ramai lancar, memang sekarang ini sedang diberlakukan contra flow dari 53 sampai KM 41" jelas dia

Penerapan Contra Flow itu bertujuan untuk meminimalisir adanya kenumpukan kendaraan dari arah Cikampek, Cipali, atau Purbaleuyi. Pada KM 46 juga terdapat bottleneck atau penyempitan ruas yang potensinya dapat menggangu arus lalu lintas.

"Lalu di KM42 juga ada TI (tempat istirahat) yang saat ini mulai ramai jadi kota buka contra flow untuk menggelontorkan arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan," jelas dia

Dari data yang berhasil dihimpun, kepadatan arus lalu lintas di GT Cikarang Utama pada shift 1 tercatat sebanyak 33.173 kendaraan, meningkat 12 persen dari kondisi normal yang biasanya mencapai 29.573 kendaraan.

(TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved